Gudang Jamur Palimanan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta
KAB.CIREBON, (FC).- Kebakaran menghanguskan sebuah gudang jamur di Jalan Ki Ageng Tepak, Pasar Minggu, Desa Palimanan Timur, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Senin (7/9) siang.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB itu diduga berawal dari aktivitas pembakaran pohon pisang kering di area persawahan sekitar lokasi. Api kemudian merambat dan membakar bangunan gudang jamur beserta sejumlah barang di dalamnya.
Kabid Pemadaman, Penyelamatan dan Evakuasi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pemilik gudang, H. Uun Suni, dan langsung menerjunkan Regu 2 Damkar Sektor Palimanan ke lokasi.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Karena api cukup besar dan dikhawatirkan merembet ke rumah warga, kami meminta bantuan armada dari Sektor Weru,” ujar Eno.
Petugas Damkar Sektor Palimanan tiba di lokasi sekitar pukul 14.23 WIB dan langsung melakukan penanganan. Sementara bantuan dari Sektor Weru tiba sekitar pukul 14.45 WIB untuk memperkuat proses pemadaman.
Menurut Eno, kobaran api membakar bangunan gudang jamur, bibit jamur merang, serta satu unit pendingin ruangan (AC). Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 120 meter persegi, sedangkan sekitar 184 meter persegi bangunan lainnya berhasil diselamatkan.
“Api berhasil dikendalikan pada pukul 15.25 WIB. Setelah itu dilakukan pendinginan hingga pukul 15.51 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala,” katanya.
Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa akses jalan yang sempit sehingga armada pemadam tidak dapat langsung mendekati titik kebakaran.
Meski demikian, upaya petugas berhasil mencegah api meluas ke permukiman warga di sekitar lokasi. Setelah kondisi dinyatakan aman, seluruh personel kembali ke pos masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” pungkas Eno. (Johan)








Tinggalkan Balasan