KAB. CIREBON, (FC).- Developer terkemuka di Cirebon, PT. Tulus Asih Group melakukan gebrakan promo akhir tahun. Program promo yang ditawarkan, yaitu “Beli 1 Rumah Dapat 2 Rumah”.

Promo ini digelar untuk menggenjot penjualan unit rumah subsidi, khususnya di Cluster Mawja.

Cluster Mawja sendiri merupakan cluster terbaru perumahan subsidi rasa komersil di kawasan Kota Baru Keandra (KBK) yang dilaunching bulan Agustus lalu.

Tulus Asih menargetkan di bulan ini dapat merealisasikan akad kredit puluhan unit yang sudah terbooking konsumen sejak dilaunching.

General Manager Tulus Asih Group, Gumilar mengatakan, untuk mendapatkan promo Beli 1 Rumah Dapat 2 Rumah, konsumen cukup membayar uang muka atau DP (Down Payment) untuk 1 rumah saja.

Boleh dibilang developer memberi diskon DP 50 persen lewat program promo ini. “Jadi konsumen cukup bayar DP untuk 1 rumah tapi bisa buat 2 aplikasi (pengajuan KPR). Biasanya DP Rp6 juta itu untuk 1 rumah, sekarang bisa dapat 2 rumah,” jelas Gumilar

Untuk rumah ke 2 ini, lanjutnya, konsumen bisa memilih lokasi lain. Tulus Asih memiliki sekitar 20 lokasi perumahan subsidi yang tersebar di Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon dan Indramayu.

Baca Juga: Kota Baru Keandra Akan Gelar Open House, Tawarkan Booking Fee Rumah Hanya Rp174.500

“Masing-masing lokasi DP nya berbeda, mulai dari Rp6 juta sampai Rp20 juta. Nah, kita ambil DP yang tertinggi untuk program promo Beli 1 Rumah Dapat 2 Rumah ini,” tambahnya

Menariknya, DP tersebut sudah All In. Artinya, DP tersebut sudah mencakup seluruh biaya proses KPR sampai dengan realisasi akad kredit. Tentunya ini meringankan konsumen karena tak perlu lagi mengeluarkan biaya tambahan sampai terima kunci.

“Kami menerapkan DP All In ini untuk seluruh lokasi perumahan Tulus Asih Group,” paparnya

Secara keseluruhan dari puluhan lokasi perumahan subsidi yang dimiliki Tulus Asih menargetkan pembangunan 1000 unit di tahun 2020 ini. Dari target tersebut, sampai November tercapai 70 persen penjualan.

“Dari 70 persen itu, cluster Mawja memberikan kontribusi penjualan sebesar 25 persen,” ungkapnya

Meskipun rumah subsidi, tapi spek bangunan rumah di cluster Mawja ini seperti rumah komersil. Ini bisa dilihat dari penggunaan granit pada lantainya.

Biasanya, rumah subsidi menggunakan kloset jongkok. Tapi rumah subsidi ini menggunakan kloset duduk, layaknya rumah komersil.

“Ini yang jadi unggulan Cluster Mawja. Walaupun rumah subsidi, berasa seperti rumah komersil,” tutup Gumilar. (Andriyana)

Baca Juga: Kota Baru Keandra Gelar Open House, 62 Unit Rumah Terjual dalam 5 Jam