Gegara Covid-19, Program Mitigasi Bencana Terhambat
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang memiliki kerawanan bencana longsor, banjir dan angin puting beliung.
Untuk menekan seminimal mungkin dampak bila memang terjadi bencana, maka diperlukan pelatihan mitigasi. Namun upaya itu terhambat karena pandemi.
“Sekarang kena dampak pandemi Covid-19. Kita terhambat, sejumlah program seperti mitigasi bencana alam di sejumlah lokasi rawan bencana tidak bisa dilaksanakan. Karena mitigasi sifatnya mengumpulkan orang. Sedangkan adanya pandemi Covid-19 tidak boleh berkumpul,” kata Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan
Mitigasi yang dilakukan olehnya sekarang, yaitu dalam bentuk antisipasi dengan melakukan program desa tangguh bencana.
Program ini disesuaikan dengan potensi bencana berdasarkan pemetaan daerah rawan bencana di Kabupaten Cirebon.
Dari hasil pemetaan wilayah rawan bencana terdapat di Desa Wanakaya sebagai langganan banjir, Desa Gemulung Lebak rawan terjadi bencana longsor, Desa Cilengrang Girang dan Induk, lalu Desa Ciledug Lor menjadi wilayah yang menjadi langganan banjir.
“Program yang diluncurkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terdapat program baru, seperti memberikan edukasi kepada masyarakat dalam skala keluarga. Jadi bukan lagi dalam ruang lingkup desa (luas,-red), akan tetapi ke rumah untuk memberikan edukasi dalam menghadapi potensi bencana,” jelas Pratama sapaan akrabnya.
Dirinya berharap ke depan program tersebut dapat terlaksana sebagai langkah antisipasi sejak dini agar masyarakat lebih siap bilamana terjadi bencana alam di lingkungan sekitarnya.
Masih menurut dia, pada dasarnya meskipun mitigasi bencana tahun ini tidak maksimal ke sejumlah desa lainnya. Namun ada beberapa desa yang sudah tangguh bencana dan siap menghadapi bencana alam.
“BPBD Kabupaten Cirebon sudah siap menghadapi bencana. Berharap sih mudah-mudahan Kabupaten Cirebon dijauhi dari bencana apapun,” tukasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan