KOTA CIREBON, (FC).- Calon Walikota/Wakil Walikota Nomor Urut 1 Dani Mardani – Fitria Pamungkaswati, memperoleh dukungan signifikan dari ribuan anggota Forum Tenaga Honorer Sekolah Swasta (FTHSS) Kota Cirebon.

Hal ini dibenarkan oleh Dewan Pembina Relawan Sekota (Setia Komando Tiada Akhir) Furqon Nurzaman. Dijelaskan Furqon, pada saat dirinya menjadi Aspri Walikota Cirebon Nashrudin Azis, FTHSS menyampaikan sejumlah aspirasi kepada dirinya, salah satunya pencairan insentif untuk anggota FTHSS.

“Alhamdulillah, insentif cair. Ini sebagai bentuk komitmen Walikota pada waktu itu, untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan honorer di sekolah swasta,” jelasnya, Minggu (13/10).

Menurut Furqon, FTHSS melabuhkan dukungannya pada Pilkada Kota Cirebon kepada Dani-Fitria, karena Relawan Sekota yang dinahkodainya mendukung Dani-Fitria. Dan dipercaya akan memperjuangan kenaikan insentif FTHSS, seperti sebelumnya.

Di tempat yang sama, Ketua FTHSS Kota Cirebon Dede Permana mengatakan, pihaknya mencari solusi terhadap permasalahan FTHSS. Dan Calon Walikota Cirebon Dani Mardani mampu menjawab terkait peningkatan kesejahteran pendidik dengan anggaran pendidikan di Kota Cirebon. Dani akan memperhatikan kesejahteraan Anggota FTHSS dengan menaikkan insentif.

“Sehingga teman-teman FTHSS bisa menerima penjelasan Mas Dani. Karena itu, kami dan 1.500 Anggota FTHSS dari mulai TK, SD sampai SMP sepakat mendukung dan siap memenangkan Dani-Fitria,” ungkapnya.

Sebenarnya, lanjut Dede, upaya meningkatkan kesejahteraan FTHSS ini seharusnya merupakan komitman dari paslon lainnya. Namun, dengan sosok Dani Mardani pihaknya mendapatkan solusi atau jawaban atas peningkatan kesejahteraan anggotanya.

“Honor kami masih jauh dari UMK maupun UMP, jadi kami berharap kepada pemimpin Kota Cirebon, agar memperhaikan kesejahteraan kami,” imbuhnya.

Sementara Calon Walikota Cirebon, Dani Mardani menambahkan, pihaknya bila nanti terpilih, akan meningkatkan tunjangan insentif bagi honorer non ASN. Dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Intinya saya dan Ibu Fitria siap memperjuangkan terkait penambahan dana hibah tunjangan insentif tenaga honor non ASN sekolah swasta, yang saat ini besarannya hanya Rp250 ribu per bulannya,” pungkasnya. (Agus)