Festival Pecinan Digelar di Lapangan Kebumen
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Untuk pertama kalinya, Festival Pecinan akan diselenggarakan di Kota Cirebon pada 3 – 5 Februari 2023 di Lapangan Kebumen, Kota Cirebon. Berbagai persiapan sudah dilakukan, mulai dari pemasangan lampion hingga pemasangan booth.
Festival Pecinan Cirebon ini dalam rangka memeriahkan tahun baru imlek 2574/2023 dan juga peringatan Cap Go Meh. Sampai saat ini, persiapannya sudah mencapai 75 persen.
Pemerintah Daerah Kota (Pemkot) Cirebon mendukung pelaksanaan Festival Pecinan. Festival ini diharapkan jadi agenda tahunan untuk menarik kunjungan wisatawan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon Agus Mulyadi usai meninjau persiapan Festival Pecinan di Lapangan Kebumen, Selasa (31/1), menjelaskan pada prinsipnya Pemda Kota Cirebon mendukung dan memfasilitasi Festival Pecinan yang baru pertama kali digelar.
“Kami berharap kalau ini akan jadi bagian dari event yang bisa dilembagakan dan kita masukkan ke agenda wisata,” tutur Agus. Tentu saja dengan sejumlah perbaikan berdasarkan evaluasi dari kegiatan yang berjalan tahun ini.
Sebagai bentuk dukungan dari Pemda Kota Cirebon, sejumlah perangkat daerah terlibat dalam kegiatan ini. Selain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) secara teknis, juga ada Dinas Lingkungan Hidup yang akan melakukan bersih-bersih di lapangan.
Selain itu, ada pula Dinas Perhubungan (Dishub) yang akan membantu pengaturan lalu lintas selama tiga hari pelaksanaan Festival Pecinan. “Insya Allah Kamis kita akan rapat koordinasi, sore lah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya menjelaska,n Festival Pecinan diinisiasi oleh komunitas. “Kami dari perangkat daerah yang membidangi pariwisata dan kebudayaan menyambut baik kegiatan Festival Pecinan ini,” tutur Agus.
Bahkan, kegiatan ini bisa menjadi cikal bakal kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas mengingat anggaran yang dimiliki pemerintah juga terbatas. “Kalau ada inisiasi dari komunitas seperti ini justru kita apresiasi,” kata Agus.
Dijelaskan Agus, Festival Pecinan akan menjadi momentum penyusunan kalender of event pariwisata 2023 di Kota Cirebon. Selama Januari ini ada dua kegiatan yaitu imlek pada 22 Januari dan Cap Go Meh pada 5 Februari 2023 mendatang.
Sebelum penyelenggaraan Cap Go Meh, Festival Pecinan ini digelar. Yaitu mulai 3 hingga 5 Februari mendatang di lapangan Kebumen, Kota Cirebon.
Mulai dari kuliner hingga pertunjukkan seni dan budaya dari etnis Tionghoa akan ditampilkan di festival yang dibuka mulai pukul 10.00 WIB tersebut. Selain itu, budaya lokal Cirebon, seperti tari topeng dan kuliner khas Cirebon juga akan ditampilkan.
Prabu Diaz, selaku Panitia Pelaksana Festival Pecinan Cirebon menuturkan, persiapannya kita sudah hampir 75 persen, sehingga pada tanggal 3 Februari 2023 sudah bisa digelar. Menurut Diaz, pihaknya berinisiatif menyelenggarakan Festival Pecinan ini, karena Kota Cirebon merupakan kota toleransi. Pada pelaksanaanya, akan menyuguhkan berbagai kuliner yang berkaitan dengan Tionghoa, Imlek atau Cap Go Meh dan juga kuliner khas Kota Cirebon.
“Kemudian dalam Festival Pecinan juga akan menampilkan kesenian tradisi Tionghoa setiap harinya dari pukul 15.30 – 21.00 WIB. Untuk jumlah kuliner yang akan meramaikan ada sekitar 50-60 tenant,” katanya. (Agus)








Tinggalkan Balasan