KAB. CIREBON, (FC),- Salah satu upaya mencegah merebaknya genk motor dan kenakalan remaja lainnya yang sedang merebak saat ini, Forum Keserasian Sasaka (FKS) Desa Karangwangun, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon, berupaya membangun fasilitas untuk kegiatan remaja dan anak muda khususnya agar tidak terjerat pergaulan terlarang tersebut.

Ketua FKS Desa Karangwangun Diryanto kepada FC, Kamis (28/10) menjelaskan, berawal dari keluh kesah masyarakat yang selama ini dirasakan, terkait dengan maraknya pergaulan remaja dan pemuda yang diluar batas pantauan orang tua.

Membuat sejumlah masyarakat merasa khawatir akan kondisi tersebut.

Maka dirinya membentuk sebuah forum untuk berupaya menekan semakin banyaknya remaja dan pemuda yang terlibat pergaulan terlarang tersebut.

Setelah forum tersebut terbentuk kemudian pihaknya mengajukan bantuan ke Kementerian Sosial untuk pembangunan sarana olahraga dan cafe.

“Alhamdulillah pengajian tersebut direalisasi dan di Kabupaten Cirebon ini hanya FKS Desa Karangwangun yang mendapat bantuan tersebut,” ungkapnya.

Dijelaskan Diryanto, Kementrian Sosial mengucurkan bantuan sebesar Rp100 juta, dengan memanfaatkan halaman Balai Desa Karangwangun dengan panjang 28 meter dan lebar 22 meter memang cukup luas.

Halaman tersebut dilakukan betonisasi dalam bentuk hamparan, nantinya dari hamparan lantai beton tersebut akan dibangun lapang bola voli dan lapang basket.

Dengan dikelilingi jaring pengaman bola, sementara dipojok dibangun sebuah kios permanen dan dua kios tenda, yang bisa dimanfaatkan para remaja dan pemuda membuat sebuah cafe atau usaha lainnya.

“Tiang net maupun lainnya tidak dibuat permanem sehingga bisa dilepas ketika tidak digunakan sehingga menjadi multifungsi,” terangnya.

Lebih lanjut Diryanto juga menuturkan, dinamakan lapangan serbaguna atau multifungsi, karena selain bisa difungsikan untuk lapangan bola voli dan lapangan basket juga bisa digunakan sebagai arena jogging atau senam serta untuk kegiatan lainnya.

Sehingga tiang net maupun tempat bola dibuat bisa bongkar pasang, pagi bisa buat senam siang buat kegiatan anak sekolah.

Kebetulan halaman balai desa berhadapan dengan salah satu sekolah sore, bisa bola voli dan basket dan malam bisa dipergunakan untuk areal berkumpul.

“Diharapkan dengan dibangunnya fasilitas ini bisa sedikit mengurangi perilaku pergaulan remaja dan anak muda karena mereka kita fasilitasi dan lebih diarahkan untuk kegiatan olahraga dan usaha,” harapnya. (Nawawi).