Eti Berharap Program PKT Bisa Dilakukan Semua Kelurahan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).– Program “CFW (Cash For Work)” bertujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi setelah terjadinya pandemi Covid-19.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat adalah memberikan bantuan tunai kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang mengalami Putus Hubungan Kerja (PHK) dan masyarakat yang mengalami penurunan/kehilangan pendapatan akibat dari pandemi tersebut.
Disisi lain program tersebut juga merupakan upaya meningkatkan daya beli masyarakat terdampak Covid-19, dengan melakukan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan aset infrastruktur yang dibangun Program Kotaku sebelumnya.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati, usai menghadiri Live Dialog dengan tema PKT di studioTV swasta, Jalan Braga, Kota Bandung, Kamis (19/8).
Eti berharap, Cash for Work (CFW) program Padat Karya Tunai (PKT) di Kota Cirebon bisa dilakukan di semua kelurahan.
“Kemarin masih 8 kelurahan, kedepannya CFW program PKT bisa dilakukan di 22 kelurahan di Kota Cirebon. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” harapnya.
Dijelaskan Eti, pandemi Covid-19 dampaknya sangat dirasakan warga Kota Cirebon.
“Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada segi kesehatan, namun juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ungkap Eti.
Produktivitas warga berkurang karena kecemasan akibat ancaman paparan Covid-19 serta berbagai dampak pembatasan aktivitas yang dilakukan pemerintah.
Sebagai pemimpin, lanjut Eti, dirinya dituntut untuk mengembangkan rasa empati terhadap kondisi yang dirasakan masyarakat.
Dirinya pun berupaya untuk melakukan jemput bola terhadap program-program pemerintah yang bermanfaat untuk warga Kota Cirebon. Hingga akhirnya terwujud CFW program PKT untuk 8 kelurahan di Kota Cirebon.
“Masyarakat Kota Cirebon sangat terbantu dengan program ini. Kami juga sangat mengapresiasi kebijakan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR,” ucap Eti.
CFW program PKT menurut Eti telah meringankan beban ekonomi yang dipikul masyarakat selama pandemi Covid-19.
“Melalui upah yang mereka dapatkan akan sangat membantu memulihkan ekonomi keluarga. Daya beli masyarakat pun meningkat,” ungkap Eti.
Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jabar, Oscar R H Siagian menjelaskan, Pemkot Cirebon termasuk daerah yang aktif menyosialisasikan PKT.
“Kita juga ingin program ini tetap berjalan. Khususnya selama krisis termasuk saat pandemi Covid-19 yang hingga kini masih berlangsung.
“Sehingga perekonomian masyarakat tetap bisa berjalan,” pungkasnya. (Agus)








Tinggalkan Balasan