KAB. CIREBON, (FC).- Meski sudah ada larangan mudik lebaran tahun ini (2021,-red), namun Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon tetap menyiagakan para tenaga kesehatan (Nakes) dan mendirikan puluhan posko Kesehatan disepanjang jalur di wilayah Kabupaten Cirebon.

Belasan posko kesehatan tersebut disiagakan untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas masyarakat yang nekat melakukan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan, pada arus mudik dan balik ini petugas kesehatan telah menangani sedikitnya 15 korban kecelakaan lalu lintas.

Dari jumlah tersebut, 13 orang mengalami luka ringan dan 2 orang luka berat.

“Ada dua orang yang mengalami luka berat dan dirujuk ke rumah sakit. Yang luka ringan ada 13 orang,” kata Enny, Minggu (16/5).

Selain menangani korban kecelakaan lalu lintas, para tenaga kesehatan juga melakukan pemeriksaan rapid tes antigen kepada para pelaku perjalanan atau pemudik yang kembali ke Jakarta, bersama tim gabungan di pos-pos penyekatan.

Hasilnya, sebanyak 736 orang dinyatakan non reaktif dan 7 orang lainnya dinyatakan reaktif.

“736 dinyatakan non reaktif sedangkan 7 orang lainnya reaktif. Untuk yang reaktif ini dilakukan putar balik,” kata Enny.

Dari jumlah kasus reaktit tersebut, kata Enny, jika dipersentasekan maka angkanya hanya mencapai 0,94 persen.
Meski demikian, angka 0,94 sendiri belum dapat diartikan bahwa proses perjalanan mudik bisa dibilang aman.

Pasalnya, banyak variabel yang harus masuk dalam penilaian untuk sampai pada kesimpulan tersebut.

“Memang angka 0.94% sendiri belum dapat diartikan proses mudik yang aman,” kata Enny.

Namun, lanjut Enny, yang paling penting dalam proses tersebut adalah skrining yang sudah dilakukan Pemkab Cirebon.

Karena skrining merupakan upaya Pemkab Cirebon dalam melindungi dan melayani warganya, baik yang menetap, datang ataupun yang melakukan perjalanan.

“Poinnya, untuk memastikan yang lewat atau datang adalah yang aman. Dan kita juga melakukan pemeriksaan suhu 3.043 orang,” ungkapnya. (Ghofar)