INDRAMAYU, (FC).- Menjelang Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu, sinyal koalisi parpol di Indramayu semakin menguat. Empat partai politik di Indramayu dikabarkan akan berkoalisi dengan mengusung pasangan putri mantan Kapolri, Nina Agustina Da’i Bachtiar dan artis Lucky Hakim.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Indramayu, H Rohman membenarkan perihal kabar tersebut, menurut Rohman keempat partai ini yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem, PKS sudah di pastikan akan mengusung Nina-Lucky.

“Empat parpol ini sudah fix, bahkan dua partai lainya juga yakni Hanura dan Perindo akan ikut bergabung dengan mengusung Pro Perubahan,” ungkapnya.

Dikatakan Rohman, Pasangan Nina-Lucky ini adalah pasangan yang ideal mengingat keduanya mempunyai potensi elektabilitas yang tinggi.

Selain itu, lanjut Rohman, keduanya juga mudah diterima oleh masyarakat, terlebih sosok Nina dan Lucky merupakan keterwakilan dari Indramayu Barat dan Timur.

“Indramayu ini sudah bosan dengan figur lama dan membutuhkan figur yang baru,” tandasnya.

Seperti diketahui PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem mengusung anak mantan Kapolri Hj. Nina Agustina Da’i Bachtiar dan artis Lucky Hakim sebagai Calon Bupati dari PDI Perjuangan di Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Indramayu 2020, akhirnya terjawab.

Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Barat, Ono Surono ST membenarkan perihal tersebut. Menurut Ono, PDI Perjuangan dengan Gerindra dan Nasdem sudah mengerucut mengusung putri sulung mantan Kapolri, Jenderal Purn Pol H Da’i Bachtiar, Nina Agustina dengan lucky Hakim.

“Saat ini PDI Perjuangan dan Gerindra sedang finalisasi mengusung Nina dan Lucky Hakim untuk Pilkada Indramayu,” ujar Ono Surono

Sementara itu, Sekertaris DPC PDI Perjuangan Indramayu, Sahali mengatakan, mengenai Pasangan Hj Nina Agustina Da’i Bachtiar dan artis Lucky Hakim sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati yang diusung tiga partai yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Nasdem ini tidak menutup kemungkinan akan bergabung partai partai lain untuk bersama sama.

“Untuk pasangan ini akan diumumkan tahap terakhir secara nasional oleh DPP PDI Perjuangan,” ungkapnya

Mengenai Deklarasi Bacalon Cabup dan Cawabup Nina dan Lucky ini, pihaknya masih dirumuskan mengenai kapan waktunya. Tetapi secara prinsip, secara administratif sudah pasti.
“Kalau koalisi ini tetap perubahan untuk kesejahteraan rakyat indramayu dan untuk tagline kita masih merumuskan,” ungkapnya

Sahali pun berharap kontestasi Pilkada Indramayu Head to Head dalam sudut pandang partai politik. Meskipun pada faktanya tidak mungkin karena ada calon independen yang lolos tahapan KPU Indramayu.

“Yang jelas PDI Perjuangan tetap mengusung perubahan dan tetap mengajak komponen partai politik untuk bisa berbarengan,” pungkasnya. (Agus)