Pihaknya akan mengidentifikasi dari pasien sembuh untuk mendonorkan plasma darahnya kepada pasien positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

“Secara teknis terapi plasma ini dapat memberikan antibodi atau imunitas tubuh melalui plasma pasien sembuh dari Covid-19 terhadap pasien yang masih dilakukan perawatan, sehingga dapat digunakan oleh pasien yang positif,” jelas Fariz.

Masih kata dia, satu pendonor bisa menghasilkan 200 cc darah untuk pasien positif Covid-19. Sementara itu, dosis bisa diberikan pada pasien positif Covid-19 yang masih dilakukan perawatan dapat menampung sebesar 400 cc.

“Sehingga perhitungannya 2 orang pendonor plasma (pasien sembuh Covid-19,-red) diberikan pada satu pasien yang masih positif dengan golongan darah yang sama,” katanya.

Dijelaskannya juga, perbaikan kondisi 2 kali lipat setelah dilakukan terapi plasma sekaligus dapat menurunkan angka kematian akibat Covid-19 sebesar 60 persen.

“Terapi plasma juga mampu menghilangkan virus 11 kali dibandingkan dengan pasien yang tidak diberikan plasma,” tandasnya.

Baca Juga: Setelah Lewat 3 Bulan, Penyintas Baru Bisa Donor Plasma Darah