KOTA CIREBON, (FC).- Proses hibah tanah milik Pemkot Cirebon kepada Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ), saat ini ada di DPRD. Hari Rabu (3/6), dalam rapat paripurna dibentuk dan disahkan panitia khusus (pansus) hibah barang milik daerah.

Ketua pansus Edi Suripno SIP MSi mengatakan, pansus ini sebagai proses hibah dan bentuk dukungan legislatif. Pihaknya akan segera membahas langkah-langkah penyusunan dasar aturan sebagai pijakan untuk penyerahan barang milik pemerintah daerah berupa tanah, dengan mengacu pada regulasi terkait lainnya.

“Kita segera melakukan pembahasan dan kajian bersama dengan eksekutif, serta lembaga-lembaga terkait lainnya,” ujar politisi senior PDIP ini kepada FC.

Edi mengungkapkan, tanah yang akan dihibahkan seluas 10.300 M3 ini akan dikaji dasar konsideran untuk menjelaskan maksud dan tujuan penyerahan kepada UGJ. Termasuk pengecekan langsung ke lokasi dan dengar pendapat dengan pihak terkait.

Proses selanjutnya, pansus akan berkonsultasi dengan BPK hingga Pemprov Jawa Barat untuk meminta masukan maupun saran terkait proses hibah tersebut.

“Beberapa daerah lain yang pernah melakukan hibah tanah kepada universitas setempat akan kita kunjungi sebagai komparasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD M Handarujati Kalamullah SSos menambahkan, DPRD sudah menindaklanjuti surat walikota mengenai persetujuan hibah untuk Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (FKUGJ). Diantaranya dengan menetapkan pansus untuk membahas hal tersebut.

Andru, demikian sapaan pria yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cirebon menilai, setelah pansus selesai berkerja dan jika hibah disetujui, UGJ bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan memajukan sumber daya manusia di Kota Cirebon, dengan menyediakan minimal 30 persen kuota untuk putra daerahnya.

“Bila hibah ini disetujui, maka UGJ bisa melakukan pengembangan dan akhirnya akan meningkatkan mutu pendidikan menjadi universitas yang lebih terkemuka. Jadi, prinsipnya kami mendukung, karena akan berdampak positif bagi kemajuan Kota Cirebon,” pungkasnya. (gus)