INDRAMAYU, (FC).-  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kabupaten Indramayu pastikan proses penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2020 mendatang obyektif terlepas siapa calon yang akan diusung dari partai Golkar.

” Hasil Penjaringan (Calon Bupati dan Wakil Bupati Partai Golkar) Insyaallah Obyektif, ” ungkap Ketua Tim Penjaringan Pilkada 2020, Syaefuddin, Jumat (31/1)

Dia mengatakan. Para Bakal Calon yang sudah mengambil kemudian mengembalikan formulir pendaftaran, kedepan mati kita akan undang tanggal 13 Februari nanti berkasnya akan di kirim ke DPD dan DPP Golkar Jawa Barat untuk kesiapan dilakukan Survei.

” Ukuran siapa nanti kualitas, kapabilitas, leader kemampuan calon Bupati Indramayu dengan harapan kedepan  Indramayu kedepan lebih baik, ” ungkapnya

Dia menambahkan, untuk tahapan proses penyeleksian ini memungkinkan akan  dilakukan untuk calon Bupati terlebih dahulu, kemudian calon wakil bupati.

” Jadi kita ini membuka penjaringan untuk Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 2020,” ungkapnya

Adapun Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu yang sudah mengambil formulir pendaftaran diantaranya adalah dari  external Imammudin Jamil yang berprofesi sebagai dokter hewan, H Satori Ketua MUI Indramayu, Inu Danu Baya, Dudung Badrun, Ami Angraeni, Kuswanto, Badrudin.

Kemudian dari internal Hilal Hilmawan anggota DPRD Provinsi Jabar dari partai Golkar dan Taufik Hidayat PLT Bupati Indramayu.

Sementara itu, salah satu Bakal Calon Bupati partai Golkar Indramayu, Kuswanto menyatakan memilih untuk mendaftar di Partai Golkar sebagai salah satu ikhtiar untuk maju sebagai calon bupati Indramayu.

“Partai Golkar merupakan partai besar di Indramayu. Golkar juga membuka pendaftaran calon bupati Indramayu. Saya ikut mendaftar sebagai bagian dari ikhtiar saya untuk memajukan daerah lewat Partai Golkar,” kata dia.

Meski merupakan calon eksternal, Kuswanto mengaku siap berkompetisi dengan bakal calon bupati Indramayu lainnya yang mendaftar di partai Golkar Indramayu.

“Saya berharap bisa mendapatkan dukungan dari kader dan pengurus Partai Golkar,” pungkasnya. (agus)