MAJALENGKA,(FC).- Camat Ligung H.Maman Komarudin, menekankan seluruh pemdes agar segera mendata semua aset yang ada di desanya masing masing, serta memperbarui data jumblah penduduk agar tidak terjadi kesimpangsiuran.

Hal ini dikatakannya saat rapat koordinasi antara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) dengan para kades, selasa siang (4/2) yang dilaksanakan di aula Kecamatan Ligung.

Disamping hal diatas, Camat Maman juga mengajak kepada semua Kades agar bisa menciptakan produk dan wisata unggulan di desanya masing masing.

“Sesuai harapan Bupati Majalengka semua desa harus mempunyai pruduk dan wisata unggulan agar menjadi pendongkrak perekonomian masyarakat.” Ucapnya.

Walaupun wilayah Kecamatan Ligung tidak diwarisi wisata alam yang indah seperti daerah lain, namun kita tidak boleh pesemis. Buktinya di Kecamatan Ligung ada yang namanya Kampung KB dan dua kolam renang yang begitu indah, sehingga banyak masyarakat luar sering berkunjung ke dua tempat tersebut.

“Dua tempat kolam renang yang berlokasi di Desa Majasari dan Kampung KB yang ada di Desa Kedungsari, saat ini menjadi tempat wisata unggulan yang ada di wilayah Kecamatan Ligung. Maka tidak heran kalau di hari libur di kedua desa ini cukup ramai.” ucap Camat dihadapan para kades.

Sementara itu, Danramil Ligung  Kapten Sugito, berpesan agar pemdes selalu  siaga dalam menghadapi musim penghujan saat ini. Dikatakannya kita bersyukur karena wilayah Kecamatan Ligung relatip aman dari bencana alam. Tapi walaupun demikian kita harus tetap waspada agar manakala terjadi hal hal yang tidak diinginkan kita bisa mengatasinya.

“Di musim penghujan ini kita harus tetap waspada, karena ada dua desa yang rawan bencana banjir, yakni Desa Leuweunghapit dan Sukawera. Andai turun hujan lebat saya harap kedua desa ini siaga dan tetap jalin informasi dengan intansi terkait.” Tegas Danramil singkat.

Sedangkan Kapolsek Ligung Iptu Umang, berharap untuk menjaga keamanan di lingkungan desanya, diharap siskamling harus kembali diaktifkan. Segera lapor manakala terjadi huru hara yang akan bisa mengganggu ketertiban masyarakat. “Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab  bersama, sehingga untuk mencapai tujuan tersebut, siskamling di desa desa harus kembali dihidupkan kembali. Polisi selaku pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat, akan selalu siap memberikan rasa aman kepada masyarakat.” pungkas Kapolsek Umang. (munadi)