KOTA CIREBON, (FC). – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Dinas dari sebelumnya yaitu Pelaksana Tugas (Plt) Agus Herdiana kepada Abdullah Syukur.

Sertijab yang berlangsung di aula Kantor Disnaker Kota Cirebon, Senin(31/8) tersebut dihadiri langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi.

Sekda mengucapkan selamat atas terpilihnya H. Abdullah Syukur sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) yang baru.

“Ini merupakan rangkaian acara pelantikan dari tanggal 26, dan Sertijab harus sudah dilaksanakan h+7 setelah pelantikan,”kata Sekda Agus Mulyadi kepada FC.

Agus Mulyadi mengatakan dengan Sertijab ini mulai sudah diberlakukan secara administratif kewenangan secara penuh terkhususnya di Dinas Tenaga Kerja.

“Karena sebelum serah terima dilakukan maksimum 7 hari setelah pelantikan, para kepala dinas yang di alih tugaskan masih menjalankan tugasnya di tempat semula,” katanya.

Agus Mulyadi menuturkan secara definitif Syukur sudah harus melaksanakan tugas dari kepala Dinas ketenagakerjaan.

“Tantangannya memang tenaga kerja ini paling terdampak covid-19, terutama memang sektor UMKM yang paling banyak terdampak covid-19, kami mohon kepada kepala dinas yang baru untuk memperhatikan hal tersebut,” tuturnya.

Agus Mulyadi berharap agar Disnaker bertransformasi dengan parameter-parameter yang sudah ditetapkan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Kami sampaikan RPJMD, dan mudah-mudahan dapat disesuaikan parameter dari pencapaian RPJMD itu tugas kepala dinas yang baru untuk segera diselesaikan,”katanya.

Agus mengungkapkan bahwa kepala dinas yang baru ini harus segera menguasai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021.

“Kalau RKPDnya sudah dan KUA-PPASnya sudah tinggal dibahas di komisi III, jadi harus anggaran 2021 Harus sudah menjadi bahasa oleh kepala dinas yang baru,” tandasnya.

Sementara itu, kepala Dinas Tenaga Kerja yang baru Abdullah Syukur mengucapkan terima kasih kepada unsur pimpinan telah dipercaya jadi kepala dinas tenaga kerja.

“Yang pertama saya lakukan tentunya orientasi terlebih dahulu terhadap kegiatan yang ada di Dinas Tenaga Kerja yang sudah dilaksanakan maupun yang belum dilaksanakan,”kata Syukur.

Abdullah Syukur juga akan melanjutkan program-program yang sudah dilakukan para pimpinan terdahulunya.

“Target kami dapat menyelesaikan isu-isu strategis yang ada di tahun 2020, diantaranya peningkatan kualitas dan kuantitas dari tenaga kerja menjadi tantangan bagi kami,” tandasnya. (Sakti)