Diskopdagperin Luncurkan Buku Dokumentasi Data dan Angka
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Kurun waktu kurang dari 3 tahun menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kuningan, U. Kusmana meluncurkan buku Dokumentasi, Data, Angka, Inovasi dan Prestasi.
Dalam buku tersebut, merupakan perjalanan peran serta fungsi untuk mencapai target yang telah ditetapkan RPJMD Kabupaten Kuningan maupun di luar target RPJMD.
Data dan angka tersebut disesuaikan dengan eviden fisik dan administrasi yang telah dicapai oleh Diskopdagperin sampai dengan bulan Agustus 2023, dan akan terus berupaya mencapai target yang telah ditetapkan sampai dengan akhir periode masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2023.
Diawali dengan peluncuran Si BaDU miRakyat pada tanggal 31 Maret 2021. Yang mana aplikasi tersebut Original Inovasi atas nama Kepala Diskopdagperin, U. Kusmana. Inovasi GeLIaT SiBaDU miRakyat (Gerbang Layanan Informasi Terpadu Aplikasi Bank Data Pelaku Usaha Ekonomi Kerakyatan) adalah instrumen lahirnya konsep Hexahelix dan inovasi lainnya Diskopdagperin dalam Membangun Ekonomi Kerakyatan di Kabupaten Kuningan.
Kemudian Gerakan Berkoperasi Maju Menuju Digital Management, program tersebut dalam rangka mendukung koperasi dalam menghadapi tantangan zaman dengan bertransformasi ke era digitalisasi, seperti akuntansi terintegrasi secara online, sehingga kata Bupati, pengelolaan koperasi menjadi lebih mudah, aman, murah dan cepat.
Selain itu, ada Jambore Nasional Penandatanganan 16 MOU, dimana Jambore Nasional Humas Gerakan Koperasi, Perguruan Tinggi, UMKM Expo dan Pesona Kopi Kuningan menuju Pasar Global adalah sebuah event yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan yang tujuannya untuk memperkuat model pemberdayaan UMKM yang selama ini telah dijalankan dan juga wujud dari apresiasi pemerintah terhadap keberadaan UMKM dalam pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan.
Dalam rangka menjaga pasokan dan stabilisasi harga bahan pangan untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pokok masyarakat, Operasi Pasar Murah menjadi salah satu langkah pemerintah dalam Pemenuhan Bahan Pangan bagi Masyarakat. Selain untuk hal tersebut, kegiatan ini juga bertujuan untuk memonitor Harga Eceran Tertinggi (HET) khususnya untuk komoditas-komoditas tertentu.








Tinggalkan Balasan