Dishub Buat Starting Grid Ala Balap Motor
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Physical distancing guna mencegah penularan Covid-19, bukan hanya diberlakukan ditempat berkerumunnya orang saja. Akan tetapi, titik dimana kendaraan berhenti seperti lampu merah juga diterapkan.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Cirebon Yoyon Indrayana mengatakan, starting grid yang dibuatnya untuk memberikan jarak antar kendaraan. Terutama untuk kendaraan roda dua atau motor yang diprioritaskan berhenti didepan lampu merah.
Sehingga bila berhenti di lampu merah, motor harus mengikuti garis starting grid. Dengan demikian, akan ada jarak motor satu dengan yang lainnya. Upaya ini untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di jalanan.
“Physical distancing di jalan juga penting. Selain wajib memakai masker, pengendara terutama motor harus menjaga jarak,” jelasnya kepada FC, seusai meninjau pembuatan starting grid di Jalan Siliwangi, Kamis (16/7).
Yoyon mengungkapkan, untuk tahap awal starting grid akan dibuat di lima ruas jalan yang masuk dalam Kawasan Tertib Lalulintas (KTL). Yakni Jalan Siliwangi, RA Kartini, Wahidin Sudirohusodo, Cipto Mangunkusumo dan Pemuda.
Sementara Kepala UPTD PPP LLAJ Wilayah IV Abduh Hamzah menambahkan, pihaknya sangat mendukung upaya physical distancing di jalan. Pasalnya, sekecil apapun potensi penularan Covid-19 dimana saja berada harus dihindarkan, termasuk di jalan.
“Pembuatan starting grid juga akan dilakukan pada jalan kelas provinsi dan nasional. Sehingga Cirebon dan sekitarnya tidak ada cluster Covid-19 yang berasal dari jalan,” tandasnya. (Gus)








Tinggalkan Balasan