KUNINGAN, (FC).- Dinas Koperasi UKM Perdagangan Perindustrian Kabupaten Kuningan menggelar pelatihan aplikasi Bank Data Koperasi UMKM dan IKM tahun 2021 di aula kantor dinas setempat, kamis (25/2).

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan Perindustrian Kabupaten Kuningan, U. Kusmana menyampaikan agenda tersebut bertujuan untuk menghimpun data kopeasi, UMKM/IKM dan perdagangan yang ada di kuningan.

“Dengan aplikasi ini bisa sebagai acuan dalam mensinergiskan kegiatan pengumpulan data koperasi UMKM perdagangan dan perindustrian. Sekaligus sebagai basis data sehingga dapat tercipta tata kelola data koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian yang akurat, akuntable serta dapat di update tiap waktu,” jelas Uu.

Dengan adanya aplikasi bank data ini, Uu berharap menjadi solusi konkrit atas keabsahan dan keberadaan koperasi dan pelaku UMKM dan perdagangan, sehingga dapat diakses dan dimanfaatkan oleh SKPD lainnya yang membutuhkan.

Dan bila ada program untuk koperasi dan pelaku UMKM dan perdagangan tepat sasaran.

Sementara itu, Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan di kabupaten kuningan terdapat 677 kopeasi yang tidak aktif sebanyak 217 koperasi dan yang aktif sebanyak 460 koperasi.

Sedangkan jumlah UMKM berdasarkan data yang mengajukan program BPUM sebanyak 67.966 UMKM apakah data itu benar, jawabannya adalah hasil data yang akan dilakukan nanti.

“Saya berharap kepada operator kecamatan untuk mendata koperasi. Pelaku UMKM dan perdagangan secara benar sesuai dengan kenyataan dilapangan.Setelah input data awal selesai, para operator harus mengupdate apabila ada perubahan dan penamabahan koperasi, pelaku UMKM dan perdagangan baru,” ungkap Dian.

Dian menyebutkan kunci keberhasilan tesajikan bank data kopearsi dan UMKM yang akurat dan akuntabel ini, ada dipundak para operator, jika operator mendata asal-asalan maka outputnya tidak akurat.

“Maka saya tekankan agar data yang di input adalah data dari hasil pendataan. Maka saya minta para peserta mengikuti pelatihan dengan seksama agar materi dapat dipahami,” ujar Dian. (Ali)