“Kita sudah menawarkan isolasi di Aula Balai Diklat BKKBN. Tapi itu tergantung dari merekanya. Yang penting pada saat swab mereka harus datang,” imbuhnya.

Sementara Kadinkes Edi Sugiarto menyampaikan, agar masyarakat tidak perlu takut untuk rapid test. Apalagi termakan isu yang tidak benar, yang menyoal petugas medis rapid test malah berpotensi menularkan Covid-19.

Ditegaskannya, semua petugas yang terlibat dalam rapid test memakai pakaian level tinggi. Artinya mereka aman dan setiap proses rapid test peralatan yang digunakan sekali pakai.

“Rapid test ini sebagai upaya kita melakukan minimalisir penyebaran Covid-19. Terutama pada tempat atau lokasi yang berpotensi besar terjadi penularan,” tandasnya. (gus)