Di Penghujung Tahun 2020, Harga Cabai Naik Drastis
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
MAJALENGKA, (FC).- Harga sayuran dipenghujung tahun 2020 mengalami kenaikan harga, termasuk komoditas cabai. Bahkan, di Pasar Cigasong, Kabupaten Majalengka, kenaikan harga cabai tersebut terjadi pada hampir semua jenis cabai.
Salah seorang Pedagang sayauran di Pasar Cigasong, Pandi menyampaikan, harga cabai merah dijual dengan harga Rp70 ribu per kilogram.
Bahkan, harga cabai merah pada Minggu kemarin sempat mencapai Rp80 ribu per kilogramnya, padahal pada situasi normal, cabai tersebut dijual dengan harga Rp50 ribu per kilogramnya.
“Jangankan Rp80 ribu, mencapai Rp50 ribu saja sudah termasuk mahal untuk cabai merah ini,” ujar pandi, Sabtu (26/12).
Selain cabai merah, lanjut dia, cabai hijau juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi, dengan harga Rp50 ribu per kilogramnya.
“Begitu juga dengan cabai rawit hijau, yang sepekan terakhir ini harganya sudah mencapai Rp40 ribu per kilogram dari harga normalnya Rp. 30 ribu,” katanya.
Menurut Pandi, kenaikan harga selalu terjadi menjelang Natal dan Tahun Bru (Nataru). Selain itu, kenaikan juga terjadi karena pasokan dari petani yang kurang, seiring tingginya intensitas hujan.
“Harga belum stabil, jadi bisa naik lagi padahal sudah mahal. Namun, setelah tahun baru biasnya turun krmbali harganya,” tukasnya.
Sementara itu, Kepala Pasar Cigasong, Supriadi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan upaya stabilisasi harga kebutuhan pokok untuk menekan kenaikan harga di penghujung tahun 2020 ini.
“Kami terus melakukan pemantauan terkait kenaikan harga kebutuhan pokok, termasuk harga cabai ini,” pungkasnya. (Ibin)








Tinggalkan Balasan