Dewan: Anggaran Disdik Besar tapi Banyak Bangunan SD Rusak
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
LEMAHABANG, (FC).- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon dari Fraksi Gerindra, Nana Kencanawati menyoroti masih banyaknya gedung sekolah dasar (SD) di daerahnya yang kondisinya memperihatinkan. Bahkan bisa dibilang membahayakan terhadap keberlangsungan belajar mengajar. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus DPRD setempat.
Hal itu dikatakan Anggota DPRD kabupaten Cirebon Nana Kencanawati saat meninjau kondisi ruang belajar mengajar SDN 1 Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Rabu, (12/02).
Menurutnya, masih banyak sekolah dasar yang kondisi gedungnya sangat membutuhkan perhatian untuk segera dilakukan perbaikan. Salah satunya adalah SDN 1 Sarajaya ini.
“Kami terkadang merasa aneh, disatu sisi anggaran untuk pendidikan dan kesehatan masuk dalam kategori terbesar, tetapi nyatanya masih banyak sekolah yang kondisinya sangat membahayakan saat berjalannya belajar dan mengajar,“ ungkapnya.
Saat ditanya langkah apa yang akan dilakukannya terkait Kondisi SDN 1 Sarajaya, Nana Kencanawati menegaskan bahwa hal itu akan digiring dalam pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Lemahabang yang akan digelar pada Rabu (14/2), dan akan diperjuangkan agar PIK 2021 Kecamatan Lemahabang dialokasikan ke sektor pendidikan.
“Besok saya akan menghadiri Musrembang tingkat Kecamatan Lemahabang. Jika dalam Musrembang tersebut tidak mengaggarkan untuk perbaikan sekolah ini melalui Dana PIK, maka kami akan menganggarkannya melalui Dana Pokir. Jika dirasa masih kurang, kami akan mencari cara lain agar gedung sekolah atau sarana sekolah yang dirasa kurang memadai, segera dapat terealisasi dengan hasil yang lebih baik,“ tegasnya.
Sementara itu, Kepala SDN 1 Sarajaya, Dedi Junaedi, sangat berharap dengan adanya kunjungan dari anggota dewan tersebut dapat segera merealisasikan keinginnya untuk melakukan perbaikan terhadap kondisi bangunan sekolah yang memang perlu segera dilakukan perbaikan.
“Ada tiga Rumbel (ruang belajar) yang kondisinya sudah sangat memperihatinkan dan membahayakan para peserta didik, dan kami sangat berterimakasih atas kunjungan dan niat baik dari Anggota DPRD Kabupaten Cirebon. Semoga setelah adanya kunjungan dan melihat sendiri kondisi sekolah kami, apa yang diharapkan segera bisa terlaksana secepatnya,” ungkap Dedi. (nawawi)








Tinggalkan Balasan