Desa Karangsari Targetkan 100 Rutilahu Selesai di Tahun 2023
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Pembenahan rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Desa Karangsari, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon menjadi target sasaran program kerja Kuwu Desa Karangsari, Hj. Ida Aika Rosida. Sehingga dimasa akhir jabatan pada 2023 mendatang sekitar 100 Rutilahu yang masih harus di perjuangkan untuk diselesaikan bisa terrealisasikan 100 persen.
Kuwu Desa Karangsari, Hj.Ida Aika Rosida, mengungkapkan, Desa Karangsari dari sisi geografi berada di wilayah pedalaman. Meski awalnya banyak ditemui rumah tidak layak huni namun seiring berjalannya waktu dan dengan meningkatnya kesejahteraan warganya membuat rumah-rumah warga di desanya bisa mensejajarkan diri dengan desa yang lebih maju.
“Tetapi bukan berarti seluruh rumah warga baik, dalam artian masih terdapat beberapa rumah warganya yang kondisinya kurang layak huni,” kata Hj Ida kepada “FC” Selasa (9/6).
Dikataknnya, program utama yang ditargetkan dirinya dalam visi misi ketika mencalonkan Kuwu agar bisa terselesaikan diakhir masa jabatannya tahun 2023 mendatang.
“Lebih dari 100 Rutilahu di Desa Karangsari yang perlu disentuh, secara bertahap kami memgajukan ke Kementrian PUPR, sebagian kita anggarkan dari APBDes. Meskipun tidak bisa dilakukan secara maksimal,”ungkapnya.
Dijelaskan Ida, sejak 2017 pihaknya mengalokasikan APBDes dari sumber Dana Desa hanya mampu mengalokasikan 5 rumah pertahun dengan amggaran perumah dikisaran Rp15-17,5 juta. Hal itu karena ada kebutuhan pembangunan desa lain yang sama pentingnya.
“ dan di tahun anggaran 2020 dengan terpaksa menghentikan karena anggaran dialihkan untuk penanganan Covid-19,” katanya.
Namun demikian pihaknya bersyukur disaat program Rutilahu yang bersumber dari DD dihentikan, ajuan proposal ke Kementriam PUPR pada tahun anggaran 2020 ini direspon dan direalisasikan dengan memdapatkan bantuam sebanyak 50 rumah sehingga masih kisaran 50 rumah yang masih harus dipikirkan selanjutnya.
“Alhamdulillah tahun ini Desa Karangsari mendapatkan program BSPS/Rutilahu dari Kementrian PUPR sebanyak 50 rumah,” jelasnya.
Ditambahkan Ida, di tahun depan pihaknya akan terus berupaya mengajukan proposal kembali untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau Rutilahu ke Kementrian PUPR. Diharapkannya ajuan tersebut bisa terealisasikan kembali sehingga tahun 2023 saat dirinya selesai dari jabatannya apa yang menjadi visinya bisa sesuai yang ditargetkan.
“ Namun demikian pihaknya ditahun depan dari anggaran Dana Desa akan kembali memasukan program Rutilahu namun tetap masih dengan jumlah dikisaran 5 rumah pertahun. Dan Kami akan memgajukan proposal kembali, semoga bisa terealisasi lagi sehingga persoalan Rutilahu di Desa Karangsari, selesai,” harap Ida. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan