Desa Ambulu Akan Miliki Gerai UMKM Sektor Kelautan dan Perikanan
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Selain memiliki Ekowisata Magrove Caplok Barong, Desa Ambulu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon juga dikenal sebagai desa penghasil ikan bandeng.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), memberikan perhatian khusus dengan mengucurkan dana untuk membangun gedung pengolahan ikan bandeng sekaligus galeri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sektor kelautan dan perikanan.
Kuwu Desa Ambulu Sunaji mengatakan, desanya dikenal sebagai desa sumber penghasil ikan bandeng dan dikenal hampir diseluruh pulau Jawa.
Akan tetapi olahan ikan bandeng yang dihasilkan warganya belum dikenal masyarakat luas, dan dibuat masih secara tradisional.
“Belum ada hasil olahan ikan bandeng yang dikemas dan dipasarkan khusus, ya masih bersifat tradisional saja. Mudah-mudahan keberadaan galeri olahan ikan ini akan membantu dan mendongkrak usaha olahan ikan masyarakat desa,” kata Sunaji kepada FC, Kamis (28/10).
Nantinya, ungkap dia, masyarakat dan pelaku UMKM olahan ikan dan hasil laut yang ada di Desa Ambulu akan dilatih terlebih dahulu oleh pembimbing.
“Mereka akan dilatih bagaimana cara pengolahan, pengemasan sampai prosedur pemasaran agar layak jual kemanapun,” ungkapnya.
Dijelaskan Sunaji, gedung galeri olahan ikan ini akan dibangun dua lantai. Untuk lantai pertama diperuntukan sebagai kios atau gerai produk olahan ikan, sementara untuk lantai dua sebagai cafe yang akan dikelola oleh anak muda Desa Ambulu.
“Ini merupakan program penyertaan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), anggaran sendiri dikucurkan sekitar Rp1 miliar,” jelasnya.
Ia berharap, dengan adanya gerai olahan ikan ini, produk UMKM olahan ikan masyarakat Desa Ambulu akan bisa Go Nusantara.
Di tempat yang sama, Ketua BKM Bulu Sejahtera Samsur menambahkan gerai olahan ikan ini sudah sangat diimpikan oleh masyarakat Desa Ambulu.
Menurutnya Desa Ambulu sudah dikenal seantero Jawa, tetapi banyak hasil olahan ikan bandeng justru muncul dari luar daerah.
“Banyak usaha olahan ikan maupun olahan hasil laut lainnya di Desa Ambulu tetapi masih bersifat tradisional, tanpa merek dan tanpa kemasan. Padahal dari mutu, rasa dan kualitas hasil olahan bisa bersaing dengan yang selama ini sudah ada dipasaran,” ujarnya.
Menurutnya, pelaku UMKM yang yang bergerak di bidang olahan ikan dan hasil laut lainnya akan difasilitasi untuk memasarkan hasil produksinya.
“Di dalam gerai ini sedikitnya ada 58 kios untuk memasarkan produk-produk UMKM hasil laut,” terangnya.
Selama ini, banyak olahan ikan dan hasil laut lainnya yang sudah berjalan di Desa Ambulu. Diantaranya bandeng gepuk, pindang bandeng, bandeng presto, petis ebi, terasi dan lainnya.
“Galeri olahan ikan ini tujuannya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan para pelaku industri olahan ikan rumah tangga, mudah-mudahan sanggup menembus pasaran luar daerah,” tandas Samsur. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan