Debit Air Cimanuk Tinggi, BPBD Indramayu Minta Warga Waspada
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
INDRAMAYU, (FC).- Kondisi debit air di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk Indramayu mengalami peningkatan. Masyarakat pun diminta waspada dan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai, Kamis (6/2).
Berdasarkan pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu di Bendung Karet di Blok Bangkir, Desa Rambatan Kulon, Kecamatan Lohbener ketinggian debit air sudah mencapai 4,4 meter.
Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Indramayu, A. Fatah mengatakan, intensitas curah hujan yang terus meningkat belakangan ini di hulu sungai membuat permukaan air di Sungai Cimanuk Indramayu meninggi.
“Laporan meningginya air kita terima pada 23.43 WIB malam tadi,” ujarnya.
Adapun berdasarkan laporan terakhir pada pukul 03.00 WIB, debit air yang masuk ke Sungai Cimanuk sebesar 665,798 m³/dt dengan tinggi muka air mencapai 22,40 mdpl.
“Sementara ini statusnya masih waspada, untuk meningkatkan status kita tergantung dari hulu sungai di sana,” ucapnya.
Fatah menyampaikan, masyarakat diimbau tetap waspada dengan meningginya debit air Sungai Cimanuk.
Pasalnya, bila daerah hulu Sungai Cimanuk terus mengalami peningkatan akibat intensitas hujan yang tinggi bisa berakibat pada meluapnya sungai di Indramayu.
” Masyarakat juga ditekankan untuk menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah, ” ungkapnya.
Dalam hal ini, bagi masyarakat yang biasa beraktivitas di sekitaran Sungai Cimanuk semisal memancing, dan lain sebagainya untuk tetap berhati-hati.
Sebaiknya, untuk sementara waktu masyarakat menghentikan dahulu aktivitasnya untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan.
“Untuk orangtua juga harus menjaga anak-anaknya jangan berkeliaran di tepi sungai karena melihat kondisi Sungai Cimanuk dan alam yang sekarang kurang bersahabat,” ujarnya. (agus)








Tinggalkan Balasan