Dalam hal ini, ia menyoroti kasus korupsi proyek pembangunan oleh Dinas PUPR Kabupaten Indramayu tahun 2019 yang juga menjerat Bupati Indramayu Nonaktif Supendi. Ia pun mengaku turut prihatin dan sangat menyayangkan hal tersebut.

Oleh karena itu Taryadi berkomitmen, jika kelak terpilih, dirinya ingin membenahi sistem pemerintahan agar terhindar dari segala bentuk tindak pidana korupsi.

Sementara itu, Ketua tim penjaringan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu Partai Demokrat, Roun Indramayu Pribadi mengatakan, Taryadi merupakan bakal calon ketiga yang sudah menyerahkan formulir pendaftaran ke Partai Demokrat.

“Ini yang ketiga, kalau yang mengambil formulir itu ada 10, tapi ada kemungkinan yang akan mengembalikan 6 orang,” pungkasnya. (agus)