Daftar di Pikobar, 260 Warga Kabupaten Cirebon Jalani Rapid Test
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC).- Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mengadakan pemeriksaan rapid test terhadap 260 warga Kabupaten Cirebon yang mendaftarkan diri melalui Aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Provinsi Jawa Barat (Pikobar).
Pemeriksaan akan berlangsung selama tiga hari mulai hari ini (kemarin,-red) sampai dengan Kamis (9/4) yang akan datang di Covid Center SOR Watubelah, Kelurahan Sumber.
Juru Bicara Gugus Tugas Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana kepada wartawan mengatakan, hari pertama pihaknya menjadwalkan sebanyak 90 orang, namun hingga batas waktu yang telah ditentukan hanya 28 orang saja yang hadir.
“Dari jumlah tersebut, semuanya dinyatakan negatif dan di hari pertama ini baru 31,1 persen. Sisanya, 68,9 persen atau 62 orang tidak hadir,” kata Nanang, Selasa (7/4).
Namun, tim masih memberi waktu hingga Kamis (9/4) bagi 62 warga yang belum sempat melakukan rapid tes kemarin. “Kalau tidak hadir juga sampai hari Kamis, reagen bisa dipakai untuk kebutuhan di Kabupaten Cirebon,” ujar Nanang.
Lebih lanjut dikatakan Nanang, apabila masyarakat yang ingin memeriksakan status Covid-19 bisa mendaftar di aplikasi tersebut (Pikobar,-red).
“Setelah mendaftar di Pikobar, nanti ada assesment yang harus dijawab oleh pendaftar. Seperti tanda-tanda atau kategori resiko yang disandang jika yang bersangkutan punya riwayat kontak atau perjalanan dari luar daerah,” jelas Nanang.
“Persyaratan dia harus daftar ke Aplikasi Pikobar, membuat akun dan memasukan email nanti koresponden menjawab, kapan dia datang dan dimana tempatnya dan lain-lain lewat email,” imbunya.
Jika sudah disetujui untuk melakukan rapid test, nanti pendaftar akan diberikan tanggal atau waktu pemeriksaan di SOR watubelah.
“Jika tidak melalui pendaftaran melalui Pikobar, tim Gugus Tugas tidak akan melayani pemeriksaan rapid tes di SOR Watubelah. “Kalau tidak lewat fikobar ya tidak,” tandasnya. (Ghofar)








Tinggalkan Balasan