Cegah Corona, Perpustakaan 400 Ditutup Sementara untuk Pengunjung
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC).- Perpustakaan 400 Kota Cirebon menutup dan menghentikan sementara seluruh aktifitas yang biasa dilakukan untuk pengunjung mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 31 Maret 2020 mendatang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran virus corona.
Sebagaimana diketahui, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan menghentikan seluruh aktifitas sekolah dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Hal ini yang mendasari upaya perpustakaan 400 menutup sementara aktifitas agar pelajar dan mahasiswa tidak keluar rumah dan kontak langsung dengan orang banyak di tempat umum.
Beberapa aktifitas yang biasa dilakukan tersebut antara lain seperti peminjaman buku, pengembalian buku, dan kegiatan literasi mingguan atau bulanan serta kegiatan lainnya. Dalam hal ini, perpustakaan 400 tidak mengenakan denda kepada orang yang mengembalikan buku pada tanggal 31 Maret.
Adapun kegiatan literasi mingguan yang dihentikan sementara yaitu Kelas Menjahit yang biasa dilakukan setiap hari Senin. Kemudian Kids Story setiap hari Selasa, dan Kelas Merajut atau Craft setiap hari Rabu.
Sedangkan acara rutin bulanan yang dihentikan sementara, yaitu seperti Kelas Kuliner Jajanan Pasar, Workshop Blogger, Seminar Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini, Kelas Arabic Food, Kelas Merangkai Bunga, dan Kelas Hidroponik.
Koordinator program literasi kreatif perpustakaan 400, Lismah Rahmawati mengatakan, para peserta program literasi kreatif selalu antusias untuk datang dan belajar di perpus 400.
“Sangat kooperatif dan menyadari perlunya mendukung ketetapan dari Walikota untuk hindari kegiatan-kegiatan berkelompok atau keramaian. Karena sekarang ini semua paham Perpus jadi tempat meeting point banyak orang, bahkan jadi destinasi kunjungan sekolah-sekolah dan komunitas-komunitas,” jelas Lismah.
Kemudian lismah juga mengatakan, upaya perpus 400 selain menghentikan seluruh kegiatan perpus, akan diadakan hand sanitizer pada saat perpus sudah kembali di buka agar seluruh pengunjung perpus 400 steril.
“Selain kebijakan yang di lakukan saat ini, kami juga akan menyediakan hand sanitizer bagi pengurus dan pengunjung perpus saat perpus sudah di buka kembali, agar semua pengurus dan pengunjung perpus steril,” kata Lismah kepada FC. (Indah)








Tinggalkan Balasan