Bupati Dian Ajak Warga Kuningan Menangkan Rofia di D’Academy 8
KUNINGAN, (FC).- Dukungan untuk Rofiatun Nisa atau Rofia, peserta asal Kabupaten Kuningan yang berhasil menembus Final Audition D’Academy 8, terus menguat.
Kali ini, dukungan datang langsung dari Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, yang mengajak seluruh masyarakat Kuningan untuk bersama-sama memberikan doa dan semangat bagi perjuangan putri asal Desa Cipetir, Kecamatan Lebakwangi tersebut.
Ajakan itu disampaikan Bupati saat menerima audiensi Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMDI) Kabupaten Kuningan bersama Rofia di Pendopo Kabupaten Kuningan, Rabu (24/6).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Rofia menceritakan perjalanan panjang yang harus dilaluinya hingga berhasil meraih Golden Ticket dan lolos ke babak Final Audition D’Academy 8.
Alumni SMK Cendekia Utama tersebut mengaku sempat merasakan kegagalan saat mengikuti audisi di Cirebon. Namun, pengalaman itu tidak membuatnya menyerah. Dengan dukungan keluarga, terutama sang ayah, Rofia kembali mencoba peruntungan melalui audisi lanjutan di Jakarta.
Dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi, ia berhasil melewati berbagai tahapan hingga akhirnya mendapatkan tiket emas yang mengantarkannya ke babak berikutnya.
“Awalnya sempat ragu untuk ikut lagi. Tapi keluarga terus memberikan dukungan, terutama Ayah. Alhamdulillah saya memberanikan diri mencoba kembali dan akhirnya bisa mendapatkan Golden Ticket,” ujar Rofia.
Suasana audiensi semakin semarak ketika Bupati Dian meminta Rofia menunjukkan kemampuan bernyanyinya secara langsung. Tanpa ragu, Rofia membawakan penggalan lagu Anoman Obong yang sebelumnya menjadi salah satu lagu andalannya saat mengikuti audisi.
Suara merdu dan penghayatan yang ditampilkan Rofia membuat seluruh tamu yang hadir terkesima. Pendopo yang semula ramai mendadak hening menikmati penampilannya sebelum akhirnya disambut tepuk tangan meriah.
“Merinding. Bagus pisan,” ujar Bupati Dian spontan usai menyaksikan penampilan tersebut.
Dian mengaku bangga atas prestasi yang diraih Rofia. Menurutnya, keberhasilan itu menjadi bukti bahwa generasi muda dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan bersaing di tingkat nasional.
Ia menilai perjuangan Rofia mencerminkan semangat pantang menyerah yang patut dijadikan inspirasi bagi anak-anak muda lainnya di Kabupaten Kuningan.
“Saya merasa bangga sekaligus terharu. Di tengah berbagai keterbatasan, saya melihat semangat luar biasa dalam diri Rofia untuk meraih masa depannya. Ini adalah potensi besar yang menjadi kebanggaan Kabupaten Kuningan,” katanya.
Lebih lanjut, Dian mengajak seluruh masyarakat Kuningan untuk memberikan dukungan penuh agar Rofia dapat melangkah lebih jauh dalam kompetisi dangdut terbesar di Indonesia tersebut.
Menurutnya, keberhasilan Rofia bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi maupun keluarga, tetapi juga membawa nama baik Kabupaten Kuningan ke tingkat nasional.
“Prestasi ini membawa nama Kabupaten Kuningan. Mari kita doakan bersama agar Rofia diberikan kesehatan, kelancaran, dan mampu menampilkan kemampuan terbaiknya di setiap tahapan kompetisi,” ajaknya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati bahkan menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung memberikan semangat apabila Rofia tampil pada babak selanjutnya, selama tidak berbenturan dengan agenda pemerintahan yang telah dijadwalkan.
Dukungan dari pemerintah daerah menambah deretan semangat yang terus mengalir kepada Rofia. Putri muda asal Lebakwangi itu kini menjadi salah satu harapan masyarakat Kuningan untuk mengharumkan nama daerah di panggung dangdut nasional.
Perjalanan Rofia menuju D’Academy 8 menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat lahir dari desa dan diwujudkan melalui kerja keras, ketekunan, serta dukungan keluarga dan masyarakat. (Angga)








Tinggalkan Balasan