KOTA CIREBON, (FC).- Bulan Desember 2021, Januari dan Februari 2021 diperkirakan sebagai bulan rawan bencana di musim hujan. Kondisi ini, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cirebon menetapkan siaga bencana. 

Hasil pemetaan pun wilayah selatan Kota Cirebon yakni rawan longsor atau pergerakan tanah. Begitu juga pusat kota rawan bencana banjir kiriman dan banjir rob dari laut.

Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Daerah (KPBD) Kota Cirebon, Khaerul Bahtiar mengatakan, titik rawan pergerakan tanah berada di wilayah Kelurahan Argasunya.

Sementara untuk banjir rob berada diwilayah pinggiran pantai dan untuk bencana banjir kiriman  berada di wilayah kota . 

“Di Kota Cirebon ada 9 lokasi rawan banjir, 1 lokasi rawan longsor, dan yang patut d waspadai saat ini angin sedang berhembus kencang,” katanya kepada FC, Senin (5/12).

Khaerul Bachtiar meminta kepada masyarakat untuk berperan serta dalam mencegah potensi bencana ini. Seperti bergotong royong menjaga dan membersihkan lingkungan. 

“Kepada masyarakat tolong tidak membuang sampah sembarang dan perhatikan kondisi diwilayahnya masing-masing,” pungkasnya. (Agus)