KAB. CIREBON, (FC), – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Desa Tersana Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon agar dipergunakan untuk kebutuhan keluarga yang bermanfaat.

Hal itu disampaikan Kuwu Tersana, Tarmudi saat penyaluran BLT DD tahun 2025 tahap pertama, Kamis (27/3).

Menurutnya, pelaksanaan pembagian BLT DD tahun 2025 tahap pertama ini berbarengan dengan waktu menjelang Hari Raya Idul Fitri, sehingga dirinya berharap kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bantuan dapat dipergunakan untuk kebutuhan hidup keluarga terutama untuk kebutuhan pokok.

Dirinya kawatir, karena kebiasaan masyarakat memasuki hari raya idul Fitri berlomba-lomba memburu kebutuhan sandang, sehingga dirinya mengingatkan kepada KPM agar tidak terlena suasana.

Namun demikian dirinya meyakini bahwa KPM yang menerima bantuan merupakan kategori miskin ekstrem, disabilitas dan jompo.

Dirinya meyakini bahwa KPM untuk memenuhi kebutuhan makan saja sangat susah.

“Kmai hanya mengingatkan, tujuannya agar jangan salah kaprah, akhirnya penggunaan dana bantuan salah sasaran, ” paparnya.

Lanjut disampaikan Kuwu Tarmudi, KPM BLT DD tahun 2025 merupakan bagian dari tiga kategori yang menjadi sasaran prioritas pemerintah Desa untuk ikut serta membantu mengurangi beban kebutuhan hidupnya, ketiga kategori tersebut adalah, keluarga miskin ekstrem, jompo, dan disabilitas.

Itupun bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan baik PKH maupun BPNT, para KPM tersebut itu dilakukan dan pembenahan sejak tahun 2024 agar memang KPM benar – benar tepat sasaran.

“Sampaikan juga kepada masyarakat, bahwa mereka yang tidak mendapatkan BLT DD Jangan sampai salah faham, karena kami dalam menentukan KPM tidak pernah memilah memilih kalau KPM tersebut mantan pendukung atau bukan, yang diakomodir adalah semua masyarakat Desa Tersana, “terangnya.

Ditambahkan Kuwu Tarmudi, pihaknya memastikan bahwa setiap calon KPM yang berhak menerima BLT DD, semua dilakukan seleksi melalui sistem, sehingga meski ada tiga kategori diatas yang mengaku belum mendapat bantuan PKH maupun BPNT, tetapi melalui sistem akan terbaca apakah mereka sudah menerima atau belum bantuan

“Kalau ada yang mengaku tiga kategori diatas dan katanya belum mendapat bantuan apapun, sampaikan bahwa kalau mereka tidak mendapat BLT DD maka dipastikan mereka sudah tercatat sebagai penerima PKH ataupun BPNT, penyeleksian ini semua melalui sistem yang sudah ada,” terangnya. (Nawawi)