BKD Indramayu Cairkan BLT-DD untuk 55.878 KPM
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
INDRAMAYU, (FC).- Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Indramayu, mencairkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) periode bulan Juni, Juli dan Agustus 2021 untuk 55.878 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Plt. Kepala BKD Kabupaten Indramayu, Ahmad Syadali melalui Kasubag Keuangan Ali Siswoyo memaparkan, penyaluran BLT DD itu untuk meringankan beban warga yang terdampak Covid-19 di 309 desa di Indramayu.
Dengan total pagu anggaran Rp134.107.200.000, diharapkan bantuan stimulan itu berdampak pada perputaran transaksi uang di masyarakat untuk pemulihan ekonomi.
Pihaknya telah mencairkan BLT DD bulan 6, 7 dan 8 itu ke masing-masing rekening kas desa, untuk kemudian disalurkan terhadap KPM di 309 desa di Indramayu.
“BLT DD bulan 6, 7 dan 8 telah dicairkan 100 persen ke 55.878 KPM. Karena relaksasi dari pemerintah pusat terkait penyaluran DD itu, kami Pemkab Indramayu masuk 5 besar sebagai daerah yang cepat dalam penyaluran BLT-DD di Jawa Barat,” paparnya, Kamis (5/8)
Dengan capaian itu, Ali menyampaikan ucapan terimakasih terhadap Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Indramayu.
Juga kepada para kepala desa di 309 desa seluruh Indramayu yang sudah bekerja keras sehingga penyaluran BLT-DD dapat tersalurkan 100 persen.
Adapun realisasi BLT-DD bulan 6, 7 dan 8 telah direkap dari total anggaran DD Tahun 2021 sebesar Rp396,1 milliar.
Meliputi untuk 1 Agustus telah disalurkan sebesar Rp221, 4 miliar atau 53 persen.Kemudian alokasi anggaran PPKM tingkat desa sebesar Rp31,6 miliar dengan tuntas 100 persen.
Lalu realisasi belanja DD Tahap 1 sebesar Rp46,6 miliar terealisasi 100 persen.
Ali menjelaskan, penyaluran DD Tahap 2 akan dilakukan jika desa sudah memenuhi sejumlah persyaratan.
Persyaratan yang dimaksud adalah, pertama, laporan realisasi penyerapan DD Tahun 2020, laporan penyerapan DD Tahap 1 dengan menunjukan rata-rata realisasi 50 persen.
Selain itu, rata-rata capaian keluaran menunjukan paling sedikit sebesar 35 persen, serta Peraturan kuwu tentang Penetapan Daftar Penerima BLT DD Tahun 2021.
Sedangkan syarat yang kedua, imbuhnya, Peraturan Kuwu tentang tidak tersedia cukup anggaran per bulan untuk penyaluran BLT DD selama 9 bulan Tahun Anggaran Tahun 2020.
Kemudian laporan konvergensi pencegahan stunting tingkat desa tahun anggaran sebelumnya (Red: untuk Desa yang berstatus Mandiri).
“Kami sudah berkoordinasi dengan DPMD Kabupaten Indramayu, dan DPMD akan mendorong desa untuk segera melengkapi berkas persyaratan pengaluran DD Tahap 2,” tambahnya.
Ali merinci, untuk keseluruhan KPM penerima BLT DD di Kabupaten Indramayu sebanyak 55.878 KK dan akan menerima bantuan keuangan sebesar Rp300.000 per bulan selama 12 bulan dengan total anggaran Rp16,7 miliar dengan 5 bulan di akhir Juli tersalurkan 100 persen.
Terkait serapan ADD, data sementara ini sudah terserap di masing-masing kas desa sebesar Rp76 M miliar.
Jumlah tersebut bisa berubah setiap hari apabila pengajuan kelengkapan dokumen setelah diverifikasi dinyatakan lengkap.
Untuk Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam penanganan Covid-19 terkait pelaksanaan PPKM Darurat dialokasikan pagu anggaran sebesar Rp35,161.605.677 dan sudah terealisasi Rp22,9 miliar atau 65 persen.
BTT tersebut dialokasikan untuk Dinas Kesehatan sebesar Rp18 miliar dan sudah terserap Rp9,9 miliar.
Selanjutnya untuk Satpol-PP Indramayu Rp2,2 Miliar lebih, BPBD Indramayu Rp1,148.900.000 dan DKP Indramayu salah satunya untuk bantuan beras sebesar Rp1,1 miliar.
“BKD merealisasikan pencairan BTT sesuai persetujuan Ibu Bupati dan reviu Inspektorat terhadap RKB dari SKPD berdasarkan Perbub Nomor 37 Tahun 2021 tentang Proses Penganggaran Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Belanja TidakTerduga,” pungkasnya. (Agus)








Tinggalkan Balasan