Bina Muda Cup 2026, Cetak Bibit Atlet Voli Desa
KAB.CIREBON, (FC).- Turnamen Bola Voli Bina Muda Cup 2026 menjadi ajang pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda di wilayah Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Sebanyak enam tim ikut ambil bagian dalam kompetisi yang digelar Karang Taruna Bintang Muda Dusun II Blok Kandawaru, Desa Waruduwur, Minggu (23/8).
Turnamen yang berlangsung di lapangan voli setempat tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Sedekah Bumi Dusun II.
Selain memeriahkan tradisi tahunan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Ketua Karang Taruna Bina Muda, Susanto mengatakan, turnamen tersebut sengaja digelar untuk memberikan ruang kepada para pemuda agar dapat menunjukkan kemampuan sekaligus membangun semangat berprestasi.
“Kami ingin memberikan ruang bagi pemuda untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” ujar Susanto.
Menurutnya, enam tim yang bertanding tidak hanya membawa semangat kompetisi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Turnamen ini, kata dia, bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan menjadi bagian dari upaya menemukan pemain-pemain potensial yang dapat dikembangkan ke level lebih tinggi.
“Turnamen ini kami jadikan ajang menjaring bibit pemain handal untuk event yang lebih bergengsi,” katanya.
Susanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Bina Muda Cup 2026. Dukungan masyarakat, menurutnya, menjadi faktor penting dalam keberlangsungan kegiatan olahraga dan kepemudaan di tingkat desa.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini hingga berjalan sukses,” ucapnya.
Sementara itu, pengusaha muda Cirebon Timur, Ralia atau yang akrab disapa Iyuth mengapresiasi pelaksanaan turnamen yang dikolaborasikan dengan tradisi Sedekah Bumi.
Menurutnya, tradisi masyarakat harus terus dilestarikan dengan berbagai kegiatan positif yang mampu melibatkan generasi muda.
“Tradisi seperti Sedekah Bumi harus mendapat dukungan dan dikembangkan melalui kegiatan positif,” ungkapnya.
Iyuth menambahkan, dunia usaha memiliki peran sosial dalam mendukung pembangunan masyarakat. Karena itu, pihaknya turut berkontribusi dalam kegiatan olahraga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Kami akan terus mendukung kegiatan positif di desa, kecamatan hingga tingkat kabupaten,” kata Direktur CV Zahra Mandiri Utama (ZMU) tersebut.
Ia menilai, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas bisnis, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial.
“Perusahaan harus mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Iyuth juga mengajak para pelaku usaha lainnya untuk ikut berperan dalam pembangunan daerah melalui dukungan terhadap kegiatan olahraga, kepemudaan, sosial, hingga pelestarian budaya lokal.
“Mari bersama membangun daerah dan ikut menyejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan