MAJALENGKA, (FC).- Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) telah berhasil dievakuasi oleh pemerintah Indonesia dari lokasi  konflik di  Sudan, Afrika Bagian Utara. Dari ratusan WNI, ternyata di antaranya ada warga yang berasal dari Kabupaten  Majalengka, Jawa Barat. Dia adalah  Nani Suwartiyani (51), warga Jalan Suma RT/03 RW/01, Kelurahan  Majalengka Kulon, Kecamatan  Majalengka, Kabupaten Majalengka.

Ditemui di rumahnya pada Rabu (3/5), Nani menceritakan pengalamannya saat berada di wilayah  konflik tersebut. Dengan kondisi yang lumayan membaik, setelah tiba di rumahnya pada Sabtu (29/4) dalam kondisi tak bisa berdiri, Nani mengatakan, bahwa posisi ia di Sudan, yakni sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Nani Suwartiyani (51), PMI asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat yang menjadi penyintas perang di Sudan, Afrika bagian Utara di sana, ia harus merasakan hidup dengan suara desingan senjata api secara langsung dari para pihak yang bertikai.  Bahkan, bagi Nani, granat bukan hanya ucapan belaka, tetapi melihatnya secara langsung dengan mata dan kepala sendiri.

Kondisi politik di  Sudan juga, membuat Nani menderita kerugian materi tidak sedikit. Kerugian materi itu diterimanya saat tempat tinggalnya dihantam bom oleh salah satu pihak yang bertikai.

“Saya tinggal di pusat kota-nya, Khartoum, di tempat  perang itu. Wah gentingnya seperti neraka kayaknya, soalnya ada bom di sana-sini, yang namanya bom itu sudah ada di atas kepala gitu,” ujar Nani yang sudah 15 tahun berada di  Sudan, saat bercerita kepada wartawan, Rabu (3/5).