“Malah ada kelurahan yang sudah masuk zona biru dalam waktu beberapa hari bisa langsung kembali ke zona merah. Kondisi menunjukan bahwa penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon sudah pada tingkat sangat mengkhawatirkan,” ujar Dadan.

Dalam kegiatan penyemprotan ini, tambahnya, pihaknya juga tidak henti-hentinya melakukan woro-woro untuk disiplin menerapkan 3M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak.

“Untuk saat ini kami hanya bisa menghimbau dan memberikan edukasi kepada warga dengan meningatkan kembali tentang disiplin menerapakan 3M. Dengan menerapkan 3M ini setidaknya dapat melindungi diri sendiri dari serangan wabah Corona,” ungkap dia.

Dadan mengungkapkan, respon masyarakat dalam kegiatan ini cukup baik. Mereka banyak memberikan donasi untuk mengsukseskan kegiatan ini, sehingga hasil donasi ini digunakan untuk penyediaan bahan-bahan cairan disinfektan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan donasi warga karena kegiatan ini berjalan dengan menggunakan anggaran swadaya masyarakat secara iklas tanpa ada paksaan,” ucapnya.

Ia berharap, demi mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, kegiatan penyemprotan disifektan ini akan rutin dilakukan agar warga RW 06 Kelud Asih tidak ada yang terpapar virus corona.

“Perlu kerjasama yang baik agar kegiatan ini terus berjalan. Alhamdulillah peran serta warga RW 06 Kelud Asih sangat baik dan renponsif,” pungkas Dadan. (Zaga/Job/FC)