Bendung Canggong yang Jebol Mulai Diperbaiki, Warga Merasa Tenang dari Ancaman
KAB.CIREBON, (FC) – Bendung Canggong kiri sungai Cipager yang jebol akibat diterjang banjir bandang pada beberapa waktu lalu akhirnya mulai diperbaiki oleh PSDA Provinsi Jawa Barat setelah 7 bulan dibiarkan.
Kuwu Panembahan, Abdul Kodir menjelaskan, pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan PSDA Jawa Barat serta pemerintah daerah Kabupaten Cirebon atas direalisasikannya perbaikan Bendung Canggong yang jebol akibat diterjang banjir pada 7 bulan yang lalu.
Menurut Oding sapaan akrabnya, Bendung Canggong ini merupakan bendungan pendukung saluran sekunder, setelah bendung Cipager yang ada di wilayah Talun sebagai sarana untuk meningkatkan debit air mengiri irigasi pertanian wilayah Desa Kalitengah, Desa Kalibaru, Desa Kemlaka Gede, Desa Battembat dan Desa Dawuan, Kecamatan Tengahtani.
“Jadi memang dengan jebolnya bendung Canggong tersebut bukan hanya dapat menimbulkan dampak banjir saja, tetapi juga berdampak kepada sektor pertanian, meskipun tidak terlalu signifikan, tetapi para petani kasihan ketika musim tanam kekurangan pasokan air,” ujarnya, Selasa (2/9).
Mudah-mudahan dengan adanya perbaikan tersebut warga tidak lagi merasa dibayang-bayangi ketakutan akan banjir serta ancaman abrasi dan para petani juga tidak kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan tata gilir pasokan air.
“Alhamdulillah perbaikan tersebut momentumnya tepat, karena saat ini akan memasuki musim tanam lanjutan yang akan dimulai pada bulan November mendatang,” pungkasnya.
Sementara itu, Solehudin warga setempat yang rumahnya tidak jauh dari lokasi bendung kini merasa lebih tenang, sebab menurutnya ancaman abrasi atau pergerakan tanah rawan terjadi ketika debit air mengalami peningkatan siginfikan.
“Kontruksi pondasi batuannya sudah hilang akibat jebol, jadi air langsung menggerus tanah,” katanya.
“Sempat khawatir karena beberapa waktu kebelakang sungai Cipager masih mengalami kenaikan debit air akibat hujan, semoga dengan adaya perbaikan ini setidaknya bisa lebih tenang jikalau masuk musim penghujan lagi,” pungkas Soleh. (Johan)








Tinggalkan Balasan