Bantu Solusi Kongkrit Agar Masyarakat Disiplin Tetap di Rumah Saja
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
Sejak tiga hari kebelakang, JPU telah menyalurkan bantuan di 3 kluster yang telah terjadi kasus Positif Covid-19 baik rapid positif maupun positif aktif yakni Kluster Manggari, Kluster Ciawigebang dan Kluster Kuningan, dan akan dilanjutkan ke kluster-kluster lainnya yang terdampak kasus positif.
Amar menerangkan, stigma negatif masyarakat terkait kasus Covid-19 menjadi salahsatu hal yang perlu diluruskan. Ketakutan di tengah masyarakat yang disebabkan kurangnya edukasi sangat berdampak pada pasien dan keluarga yang diduga positif Covid-19.
Stigma negatif menyebabkan banyak yang takut untuk memberikan bantuan. Bahkan tidak jarang keluarga ODP maupun PDP yang dikucilkan karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang Covid-19.
“Kita memang harus waspada, tetapi bukan berarti kita harus ketakutan yang berlebihan. Keluarga yang sedang melakukan karantina itu belum tentu mereka positif. Bahkan pasien yang sudah positif Rapid test juga belum tentu positif Covid, masih harus menunggu hasil Swab,” ungkap Amar.
Amar berharap agar keluarga yang sedang dikarantina mendapat perhatian lebih. Tak perlu takut untuk membantu mereka tapi harus tetap waspada. Karena menurutnya, membantu mereka sama dengan membantu diri kita sendiri dan orang lain.








Tinggalkan Balasan