“Diubah kerjanya menjadi lebih modern, sistem komputerisasi. Jangan kalah saing dengan bank milik swasta. Sewa konsultan yang kualified untuk mendesain bangunan dan ruang Perumda Bank Cirebon untuk lebih baik,” katanya.

Sementara, Ketua Komisi II, Watid Sahriar mengapresiasi kinerja Perumda Bank Cirebon yang sudah turut berkontribusi dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Untuk itu perlu terobosan-terobosan atau inovasi yang dilakukan agar Perumda Bank Cirebon terus berkembang dan kontribusi PAD meningkat,” ucapnya.

Direktur Utama Perumda Bank Cirebon, Didi Gunadi mengatakan, terkait peningkatan TAS, pihaknya memiliki strategi.

“Untuk TAS, tingkat SD di Kota Cirebon sudah sekitar 97 persen menjadi nasabah kami. Strategi untuk peningkatan TAS, kami upayakan siswa yang dari SD ke SMP tidak terputus. Lanjut dan tetap menjadi nasabah kami,” katanya.

Di tengan kompetisi di bidang perbankan, kata Didi, Perumda Bank Cirebon terus bertahan sebagai bank milik pemerintah daerah. (Muslimin)