Balai Samudra Tanam 10 Ribu Mangrove di Pantai Ambulu
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC),- Sebagai ikhtiar umtuk melakukan kelestarian alam khususnya wilayah pantai, Balai Samudra Jalarta melakukan penanaman sepuluh ribu pohon mangrove di kawasan pantai Desa Ambulu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon, Minggu (24/10).
Pelaksanaan tersebut berkaitan dengan momen Hari Santri, dengan melibatkan para santri, pelajar, TNI, Polri dan penggiat lingkungan.
Hadir pula sebagai undangan Mayjen TNI Sammy Ferrijana, Ketua LP2M Unhan.
GM Balai Samudra, Laksma TNI (Purn) Heri Suyanto mengungkapkan, kegiatan penanaman mangrove bekerja sama dengan panitia Hari Santri Kabupaten Cirebon dan ini adalah salah satu rangkaian hari santri di Cirebon, penanaman didukung oleh beberapa komponen dari TNI AD, TNI AL dan kepolisian dan pegiat mangrove, para santri, pelajar serta penggiat lingkungan lainnya.
“Tujuannya kami ingin melestarikan alam guna mencegah dan mengantisipasi abrasi laut,” ungkapnya.
Dijelaskan Heri, penanaman mangrove di pesisir Desa Ambulu ditanam sebanyak 10 ribu bibit mangrove. Pihaknya berkomitmen bahwa penanaman dilakukan bukan sekedar hanya protokoler saja, tetapi akan melakukan pemeliharaan paska penanaman, serta pengawasan bibit mangrove yang ditanamnya tersebut sampai tumbuh menjadi hutan mangrove yang bisa memberikan manfaat.
“Pantai Ambulu dipilih karena merupakan salah satu pilot project yang sudah kita lakukan penanaman sebelumnya sebanyak 2 ribu bibit pohon mangrove,” jelasnya.
Diharapkannya, dengan apa yang dilakukan oleh olehnya saat ini ini bisa ditindaklanjuti oleh seluruh komponen masyarakat lainnya baik masyarakat setempat maupun masyarakat daerah suar baik masyarakat umum maupun aparat untuk dapat berkontribusi terhadap kelestarian alam.
“Kami berharap apa yang kami lakukan tidak ditindaklanjuti oleh masyarakat maupun komunitas lainnya, untuk bersama-sama memelihara terhadap kelestarian alam,” harap Heri.
Sementara Kuwu Desa Ambulu, Sunaji mengungkapkan, Balai Samudra memilih pantai Desa Ambulu sebagai salah satu sasaran untuk pelaksanaan penanaman pohon mangrove, dalam upaya pencegahan abrasi pantai.
Hal ini merupakan salah satu dari tiga titik yang menjadi sasaran Balai samudra di antaranya di pantai Pekalongan Jawa Tengah dan pantai Bekasi.
Kehadiran pihak ketiga dari luar Kabupaten Cirebon untuk membangun Desa Ambulu menjadi spirit bagi pemerintah Kabupaten Cirebon, agar ikut pula membantu demi kemajuan Desa Ambulu terutama dalam memajukan Wisata Mangrove Caplok Barong Desa Ambulu.
Saat ini menurutnya, belum pernah ada bantuan dan sentuhan apapun dari Pemerintah Kabupaten Cirebon.
“Selama 2 tahun terakhir ini kami dari Pemdes Ambulu masih terus melakukan pemeliharaan Wisata Mangrove caplok barong, dengan menggunakan anggaran desa.
Kehadiran Balai Samudera harus dijadikan spirit pagi Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk membantu destinasi wisata ini. Jangan sampai dari luar Kkabupaten berduyun-duyun memberikan bantuan namun dari Pemkab Cirebon tidak ada,” papar Sunaji. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan