Bacabup dan Bacawabup Majalengka Mulai Tebar Pesona, dengan Adu Program Kerja Unggulan
MAJALENGKA, (FC), – Pendaftaran Cabup dan Cawabup di Kabupaten Majalengka baru akan dibuka 27 Agustus mendatang.
Namun sejumlah kandidat Bacabup ataupun Bacawabup sudah mulai ancang ancang untuk meraih baik dari simpatisan masyarakat maupun juga partai politik.
Karena untuk maju di Pilkada Majalengka syaratnya diusung oleh parpol yang memiliki kursi di DPRD minimal 10 kursi.
Dari sejumlah kandidat Bacabup ataupun Bacawabup, Koko Suyoko Bakal Calon Bupati Majalengka dari Partai Keadilan Sejahtera mulai melakukan sosialisasi program kerjanya manaka kala dikasih mandat untuk memimpin Kabupaten Majalengka.
Dari itu Koko Suyoko pada Selasa (23/7) menggelar jumpa pers yang bertempat di sebuah Rumah Makan ternama di Kota Majalengka.
Dalam pertemuan tersebut Koko Suyoko menyampaikan bahwa dirinya sudah sangat siap untuk ikut dalam bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Kabupaten Majalengka.
Motivasinya saat ditanyakan, Koko Suyoko menjawab bahwa sebagai putra daerah yang lahir di Kabupaten Majalengka, dirinya ingin bermanfaat bagi Kabupaten Majalengka.
” Terkait apakah Cabup ataukah Cawabup bagi saya tidak terlalu dipikirkan. Yang penting saya bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Majalengka,” tegas Koko Suyoko kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers, Selasa (23/7).
Baginya maju dalam konstelasi di Pilkada Majalengka ingin membaktikan diri kepada tanah kelahiran.
Dalam arti selama belasan tahun bekerja di luar negeri (Jepang), ilmu dan keahliannya dalam memajukan ekonomi masyarakat yang didapat di negeri Jepang akan diterapkan di Majalengka.
Dikatakan Koko, dirinya mengusung 4 prioritas untuk memajukan Kabupaten Majalengka, yakni Industri, Pertanian, Tenaga Kerja dan Pariwisata.
“4 program unggulan ini akan saya genjot manakala saya diberi mandat memimpin Kabupaten Majalengka. Karena sumber daya alam dan SDM di Kabupaten Majalengka cukup memadai tinggal bagaimana seorang pemimpin mengolah untuk kemajuan bersama,” ujar Koko.
Namun Koko menyadari bahwa untuk maju dalam Pilkada Majalengka harus didukung oleh 10 kursi di DPRD.
Sementara PKS sendiri saat ini hasil Pemilu kemarin hanya meraih 7 kursi. Artinya PKS harus mencari mitra koalisi.
“Saat ini PKS sedang menjajagi dan komunikasi dengan semua parpol yang ada, baik dengan KIM ataupun dengan partai lain seperti PDIP, PKB ataupun juga partai yang lainnya. Mudah mudahan tidak lama lagi kita menemukan mitra koalisi,” ucap Koko.
Namun saat di singgung terkait koalisi dengan PDIP yang sempat ramai dibicarakan, koko sendiri tidak menjawab nya dengan pasti.
Namun Dirinya memberikan sinyal sudah mempunyai mitra koalisi.
“Mungkin teman teman bisa membacanya baju yang saya pakai yakni putih berbalut warna merah, saya memakai baju seperti ini atas restu beliau,” ujar Koko sambil tidak menyebut nama pemberi restu.
Dari pemaparan diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa sampai saat ini belum ada pasangan Bacabup dan Bacawabup yang sudah resmi memiliki pasangan.
Semua kandidat masih mencari pasangan dan partai pengusung yang bisa menghantarkan mereka mendaftarkan diri ke KPU yang akan dibuka pada 27 – 29 Agustus mendatang. (Munadi)








Tinggalkan Balasan