KAB. CIREBON, (FC).- Media Sosial kembali digegerkan dengan isu beras plastik dengan merk Tani Jaya. Menindaklanjuti informasi itu, Satuan Reserse Kriminal Polresta Cirebon turun ke setiap pasar yang ada di Kabupaten Cirebon, pada Selasa (10/10) siang.

“Adanya informasi beras plastik meresahkan masyarakat. Maka dari itu, kami dari Polresta Cirebon turun ke pasar-pasar untuk mengecek adanya informasi beras plastik tersebut,” kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman yang disampaikan Kanit Tipiter, IPTU I Gede Aditya Putra.

Hasilnya, sampai dengan saat ini belum ditemukan beras plastik tersebut. “Setelah kita cek dari beberapa pasar yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon, belum ditemukan beras yang terindikasi adanya plastik,” terangnya.

Karen itu, IPTU I Gede Aditya Putra menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, untuk tidak resah menanggapi adanya informasi beras plastik di medsos tersebut. Pihaknya saat ini melakukan upaya, agar beras tersebut tidak tersebar di Kabupaten Cirebon.

“Kalau pun ada informasi mengenai beras plastik tersebut, dapat diinformasikan ke Polresta Cirebon. Agar nanti kita sendiri dari Polresta Cirebon, untuk menindaklanjuti berita tersebut,” ujarnya.

Adapun ciri-ciri beras plastik itu, bentuknya bulat, putih, dan bisa memantul. “Warnanya putih bersih, beda dengan beras-beras yang biasa pada umumnya kan agak sedikit warna kecoklatan. Kalau beras plastik putih bersih dan bisa memantul,” tandasnya.

Untuk informasi beras plastik di Medsos. Kata dia, untuk berita viral beras plastik tersebut di luar Jawa. Namun, untuk di wilayah Cirebon, pihaknya mengantisipasi dengan turut langsung mengecek ke penjual beras yang ada di pasar yang ada di Kabupaten Cirebon.

Sementara itu, penjualan beras di Pasar Pasalaran Weru, Siti mengaku belum pernah menemui beras plastik.  Ia juga merasa resah, bilamana memang ada informasi tersebut. Karena berbahaya untuk yang mengkonsumsinya. Pihaknya akan melaporkan bila menemui ciri beras plastik tersebut. “Nanti kalau ada yang menawarkan beras merk Tani Jaya kami informasikan ke polisi,” katanya. (Ghofar)