Acep Nampak Akrab Saat KH Said Aqil Isi Tausiah di Cibingbin
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Haul Muasis sekaligus halal bihalal di Masjid At Taqwa Desa Sukaharja Kecamatan Cibingbin Kabupaten Kuningan dihadiri Mustasyar PBNU Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj, yang mengisi ceramah.
Tampak hadir pula Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Camat Cibingbin Hj. Imas Minarsih, Muspika Kecamatan Cibingbin, Ketua PCNU Kabupaten Kuningan KH. Aam Aminuddin, serta masyarakat Desa Sukaharja.
Bupati Acep dalam kesempatan tersebut menyampaiakn rasa bahagia menyambut kedatangan KH. Said Aqil Siradj di Kuningan, sekaligus dapat bermuwajahah, bersilaturahmi juga melaksanakan doa bersama untuk mendoakan para pejuang yang telah mendahului kita, sanak keluarga, serta para pemimpin kita.
Juga tak lupa kita mendoakan untuk masyarakat Desa Sukaharja yang pada tahun ini akan melaksanakan ibadah haji, semoga dapat diberikan kelancaran dan kemudahan dalam proses melaksanakan ibadah serta menjadi haji yang mabrur/mabrruroh dan kembali ke tanah air dengan selamat.
“Saya turut mendoakan kepada para calon tamu Allah SWT untuk diberikan nikmat iman dan kesehatan pada seluruh calon jemaah haji. Terkait pada kegiatan halal bihalal, hal ini dapat dijadikan momentum bagi kita untuk berkomitmen dalam mendorong kemajuan pembangunan di daerah, termasuk membangun kehidupan beragama dengan sejuk , damai dan penuh keakraban,” kata Acep.Sementara itu, KH. Said Aqil Siradj yang baru pertama kali mengunjungi ke Kecamatan Cibingbin yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa tengah itu.
Mengisi tausiyah mengenai sejarah ibadah haji, menurutnya ibadah haji pertama kali diperintahkan oleh Allah SWT kepada Nabi Ibrahim, Nabi Ibrahim pula yang dipercaya oleh Allah SWT untuk membangun Kabah bersama putranya, Nabi Ismail.
“Di Mekkah, Kabah adalah rumah ibadah pertama sekaligus kiblat bagi umat Muslim yang terletak di Mekkah, tepatnya di tengah-tengah Masjidil Haram, setelah selesai membangun Kabah, Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyeru kepada manusia untuk melaksanakan ibadah Haji,” ungkap KH. Said Aqil Siradj
Maka sejak saat itu, lanjutnya, setiap bulan Dzulhijah, umat Muslim akan berbondong-bondong menuju Baitullah untuk melaksanakan ibadah Haji, dan seiring perkembangan zaman dan pertambahan jumlah jemaah haji, berbagai fasilitas terus dibangun dan pemerintah Arab Saudi mengorganisir calon jemaah Haji dari berbagai negara. (Ali)








Tinggalkan Balasan