750 Personil Gabungan Siap Amankan Operasi Ketupat Lodaya
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KOTA CIREBON, (FC). – Tanggal 6 Mei 2021 merupakan awal dari diberlakukannya larangan mudik bagi seluruh masyarakat di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon.
Maka dari itu Polres Cirebon Kota bersama dengan stakeholder terkait menggelar apel dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2021 guna mengamankan himbauan larangan mudik.
“Nanti malam tepat jam 00.00 kita sudah tempatkan petugas pada setiap posnya guna antisipasi masyarakat yang masih membandel untuk mudik ke Kota Cirebon khususnya,”kata Kapolres kepada FC, Rabu (5/5).
Dirinya mengaku sudah mempersiapkan kegiatan operasi Ketupat Lodaya ini sejak jauh-jauh hari, dan pihaknya pun siap untuk mengamankan para pemudik.
“Kita sudah lakukan persiapan sejak jauh-jauh hari, kita sudah lakukan himbauan kepada masyarakat, jadi kita siap untuk mengamankan masyarakat yang masih nekat untuk pulang ke kampung halaman,” ungkapnya.
Dirinya menuturkan, sudah ada 750 personil gabungan baik dari TNI maupun Polri guna mengamankan operasi Ketupat Lodaya ini.
“Kita ada 750 personil gabungan, dari Polres Cirebon Kota ada sebanyak 350 orang, dari orari dan adik-adik pramuka ada sekitar 300 personil dan sisanya dari instansi terkait,” tuturnya.
Kapolres mengungkapkan ada sebanyak 15 pos penyekatan operasi Ketupat Lodaya yang tersebar di wilayah hukum Polres Cirebon Kota.
“Kita ada 15 pos penyekatan operasi ketupat Lodaya yang tersebar di seluruh wilayah hukum polres Cirebon Kota, dan semuanya kita jaga ketat,” ungkapnya.
Kapolres menghinbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik, sesuai dengan anjuran pemerintah guna menekan penyebaran Covid-19.
“Saya himbau masyarakat untuk tidak mudik, sayangi keluarga kalian dengan tidak melakukan mudik ke kampung halaman, “ tandasnya. (Sakti)








Tinggalkan Balasan