KUNINGAN, (FC).- Kepedulian terhadap para pengemudi ojek online (ojol) ditunjukkan jajaran Polres Kuningan melalui layanan khusus. Sebanyak 70 driver ojol mendapatkan servis sepeda motor gratis, penggantian oli, pemberian vitamin, hingga pemeriksaan kesehatan.

Kegiatan tersebut digelar Jumat (28/8) di dua lokasi, yakni Taman Kota (Tamkot) Kuningan dan Mapolres Kuningan. Program ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat kemitraan dengan komunitas ojol sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon mengatakan, layanan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian kepada para driver ojol yang setiap hari mengandalkan kendaraan roda dua untuk bekerja.

“Kami memberikan servis gratis untuk kendaraan roda dua, khususnya bagi pengendara dari komunitas ojek online. Selain servis gratis, kami juga memberikan vitamin, pemeriksaan kesehatan, dan sosialisasi safety riding,” ujar Aktuin.

Menurutnya, kondisi kendaraan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan di jalan. Hal tersebut menjadi perhatian karena pengemudi ojol memiliki intensitas mobilitas tinggi dan menghabiskan banyak waktu di jalan raya.

Selain memastikan kondisi kendaraan, polisi juga memperhatikan kondisi fisik para pengemudi. Pemeriksaan kesehatan dilakukan agar para driver tetap dalam kondisi prima saat menjalankan aktivitas.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satlantas Polres Kuningan juga memberikan edukasi keselamatan berkendara. Para driver diingatkan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan, baik saat membawa penumpang maupun mengantarkan pesanan.

Polisi juga memberikan imbauan terkait penggunaan knalpot tidak sesuai standar atau knalpot brong yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Kami menyosialisasikan agar tidak menggunakan knalpot bising atau brong karena dapat mengganggu pengguna jalan lainnya. Jalan raya digunakan bersama, bukan hanya oleh satu atau dua orang,” katanya.

Aktuin berharap komunitas ojol dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat luas.

“Kami berharap rekan-rekan ojol yang sudah mendapatkan sosialisasi ini juga bisa menyampaikan kepada pengendara lainnya agar tidak menggunakan knalpot brong,” ujarnya.

Menurutnya, komunitas ojol memiliki peran penting karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari. Selain membantu mobilitas warga, para driver juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Melalui kegiatan tersebut, Polres Kuningan berharap hubungan kemitraan dengan komunitas ojol semakin kuat. Para pengemudi juga diharapkan semakin peduli terhadap kondisi kendaraan, kesehatan diri, serta keselamatan bersama di jalan raya. (Angga)