598 Guru Non PNS Dapat Bantuan dari IGTKI
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 598 Guru Non PNS dan 20 anak yatim.
Bantuan tersebut diserahkan pada acara IGTKI – PGRI Kabupaten Kuningan Bersama Bunda PAUD Peduli Kasih Terhadap Guru TK Disaat Pandemi Covid-19, bertempat di Aula Purbawisesa, Sabtu (4/5).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Uca Somantri, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Elon Carlan, Ketua IGTKI Kabupaten Kuningan, Eli Jubaedah, Kasie PAUD Dikmas, Danu serta para penerima bantuan.
Ketua Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Kabupaten Kuningan, Eli Jubaedah mengatakan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dengan Bunda PAUD Kabupaten Kuningan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan.
Bantuan sendiri diperoleh dari Pemda serta bantuan sosial dari anggota dan pengurus IGTKI.
“Bantuan ini diberikan bagi 598 Guru Non PNS yang belum mendapat tunjangan profesi dan 20 anak yatim. Serta kami dari IGTKI membagikan 1000 masker yang dibagikan di 8 titik strategis. Ini dilakukan dalam rangka peduli kasih di saat pandemi covid-19,” jelas Eli.
Sementara, Kabid PAUD Dikmas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Elon Carlan mengatakan dalam situasi pandemi covid-19, sudah menjadi kewajiban semua untuk bahu membahu dalam menghadapinya.
“Dimasa pandemi banyak hikmah seperti kepekaan sosial. IGTKI mendapatkan bantuan dari Pemda. Kami bersama IGTKI mencoba menggagas jika dana itu diberikan stimulan kepada rekan-rekan guru non PNS. Semoga bantuan ini bermanfaat dengan tidak dilihat besar kecilnya, akan tetapi lihatlah niat baiknya,” harap Elon.
Sementara, Bunda PAUD Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama mengaku bangga dan mengapresiasi serta mendukung penuh kegiatan sosial yang digagas oleh IGTKI Kabupaten Kuningan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, karena dinilai sangat bermanfaat di masa pandemi Covid-19 ini.
“Bantuan ini tidaklah besar, akan tetapi kita bisa menilai sisi sosialnya dalam menyikapi situasi pandemi ini. Penghargaan yang tinggi juga untuk teman-teman PNS di lingkungan IGTKI yang tergerak hatinya untuk berbagi kasih dengan teman-teman non PNS,” ujar Ika.
Ika juga mengimbau kepada masyarakat di seluruh desa/kelurahan Se-Kabupaten Kuningan, untuk senantiasa mengikuti himbauan pemerintah untuk diam saja di rumah. Serta menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS). Karena dengan mengikuti protokol kesehatan, itu bisa memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.
“Semoga pandemi ini segera berakhir. Dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan senantiasa diberikan kesehatan. Serta bisa kembali melakukan aktivitas sebagaimana mestinya,” jelas Ika. (Ali)








Tinggalkan Balasan