53 ASN Ikut Open Bidding, Jabatan Staf Ahli Paling Banyak Diminati
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
“Bidang keilmuan yang dimaksud harus relevan, kemudian pengalaman juga diatur, secara akumulasi juga diperhitungkan, Contoh bidang sosial, tidak selamanya ASN itu harus bekerja di dinas sosial saja, karena yang dilapangan juga mengurus sosial, di kesra sosial juga, dan dinas kesehatan juga sosial jadi bidang itu luas,” jelas Dodi.
Contoh lain, lanjut Dodi, yaitu Bappeda dengan banyak bidang, seperti pengembangan, penelitian, atau perencanaan.
“Itu kan luas, ada perencanaan, mungkin kasubag program juga pernah di bidang pelaksanaan. Kalau bidang pembangunan camat juga bisa masuk. Tidak matok harus pernah di SKPD itu, tapi keterkaitan di bidang itu,” lanjut Dodi.
Selain itu, kaitan memiliki pengalaman jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun, disebutkan Dodi, bahwa itu bukan sejak diangkat menjadi struktural, tapi sejak diangkat dari CPNS.
“Pengalaman jabatan itu dihitung dari nol sejak diangkat menjadi CPNS, bukan menjadi structural di dinas,” kata Dodi.
Dodi memastikan, sesuai harapan Bupati Kuningan, bahwa lelang jabatan ini hasilnya nanti tetap adalah yang terbaik dari yang baik. Maka dari itu pihaknya menjamin perjalanan seleksi hingga tiga besar akan berjalan dengan fair play. (ali)








Tinggalkan Balasan