5 Hektare Lahan Bukit Kemelak Terbakar
KAB.CIREBON, (FC).- Sekitar 5 hektare lahan di kawasan Bukit Kemelak, Blok Benggoi, Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, terbakar, Rabu (7/10).
Api berhasil dikendalikan setelah petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga armada dari sejumlah sektor.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.27 WIB dari Kepala Desa Kepuh, Maskari.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung bergerak. Karena armada Sektor Palimanan sedang melakukan perbantuan di Desa Kedongdong Kidul, maka penanganan awal dilakukan oleh Sektor Weru,” ujar Eno.
Petugas Sektor Weru tiba di lokasi sekitar pukul 12.44 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Penanganan kemudian diperkuat armada dari Sektor Palimanan dan Sektor Sumber setelah menyelesaikan penanganan kebakaran di lokasi lain.
“Total ada tiga armada yang dikerahkan. Kami juga mendapat dukungan suplai air dari mobil tangki milik Dinas Lingkungan Hidup,” katanya.
Menurut Eno, pemadaman kobaran api berlangsung hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Namun, petugas masih melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali membesar.
“Penanganan secara keseluruhan selesai sekitar pukul 18.32 WIB. Setelah dipastikan aman, personel kemudian kembali ke sektor masing-masing untuk standby,” jelasnya.
Berdasarkan pendataan sementara, lahan yang terbakar mencapai sekitar 50.000 meter persegi atau 5 hektare. Sementara sekitar 150.000 meter persegi lahan lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Eko menyebut kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan dalam kondisi masih menyala. Namun, penyebab tersebut masih berdasarkan keterangan awal dari pihak pelapor.
“Untuk penyebab sementara diduga ada warga yang membuang puntung rokok sembarangan. Puntung yang masih menyala diduga memicu kebakaran di lahan tersebut,” ungkapnya.
Beruntung, lokasi kebakaran cukup jauh dari permukiman warga sehingga kobaran api tidak sampai mengancam rumah penduduk. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Penanganan kebakaran juga melibatkan Kapolsek Gempol beserta anggota, Babinsa Koramil Gempol, Pemerintah Desa Kepuh, perangkat desa dan warga sekitar.
Eno mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kondisi lahan dan vegetasi mengering. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di area terbuka.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan, apalagi di lahan yang kering. Api kecil bisa cepat membesar dan meluas,” pungkasnya. (Johan)








Tinggalkan Balasan