4.910 Penerima Manfaat Dapatkan Bantuan Beras
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KUNINGAN, (FC).- Bulan penghujung tahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan menggelontorkan bantuan beras untuk kategori keluarga petani yang tidak mampu.
Terpantau, di Kecamatan Kramatmulya Bantuan beras itu langsung didisitribusikan kepada penerima manfaat dan dalam satu hari langsung selesai.
Camat Kramatmulya, Guruh Irawan Zulkarnaen menyebutkan bantuan ini dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan. bantuan ini khusus berupa beras dengan jumlah masing-masing penerima manfaat seberat 10 kilogram.
“Beras-beras ini diambil oleh desa, dan dibagikan langsung oleh desa, jadi tidak disimpan terlebih dahulu, tapi langsung dengan pengawasan dari kecamatan,” kata Guruh, Selasa (15/12).
Khusus untuk Kecamatan Kramatmulya, lanjut Guruh, penerima manfaat beras ini sejumlah 179 sasaran. Dan pembagiannya pun selesai hari ini juga.
“Alhamdulilah Kecamatan Kramatmulya ada slot juga, dan alhamdulilah juga hari ini selesai dibagikan langsung,” ujar Guruh.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kuningan, Ukas Suharfaputra menyampaikan bahwa benar hari ini dimulai pendistribusian beras ke masyarakat tidak mampu, berupa beras dengan berat 10 kilogram.
“Total penerima 4.910 sasaran. Bantuan ini penanggulangan dampak covid -19.” Kata Ukas.
Untuk hari ini, Ukas menyebutkan distribusi dimulai ke 13 UPTD, yang masing – masing UPTD mengcover 2 kecamatan. Sedangkan besok untuk 3 UPTD lainnya yaitu Cibingbin, Ciwaru dan Kuningan.
Ukas mengimbau dengan adanya bantuan tersebut kepada masing – masing desa agar segera dibagikan, jangan sampai disimpan terlalu lama mengingat cuaca saat ini tidak menentu.
“Kita minta agar langsung dibagikan, jangan ditunda lama, nanti beras bisa berisiko, terutama musim hujan seperti saat ini. Karena sebelumnya ada kejadian di Cipasung dengan beras disimpan terlalu lama, dan akhirnya berasnya kebanjiran, dan rusak. Kemudian minta bantuan kita,” kata Ukas.
Tapi Ukas juga masih membuka tangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan. Karena pihaknya tetap berupa memberikan bantuan kepada penerima manfaat.
“Kalau ada masalah pasti kita bantu, tapi jangan sampai kesalahan seperti Cipasung yang disimpan terlalu lama, maka kami minta agar begitu datang harus langsung dibagikan. Tapi jika ada kendala segera kabari kami,” ungkap Ukas. (Ali)








Tinggalkan Balasan