Bani Mbah Mansyur Gelar Halal Bi Halal
Warning: Attempt to read property "post_excerpt" on null in /home/slawipos/tintabiru.com/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/single/single-desktop.php on line 79
KAB. CIREBON, (FC),- Sebagai upaya memperkuat ukhuwah keturunan Mbah Mansyur menggelar halal bi halal bertempat di Pondik Pesntren Al Ishlah di Jl. KH Jawahir Blok Sida Bagus Dusun 2 Desa Buntet Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, jumat (14/5).
Acara digelar sebagai upaya tetap memperjuangkan pesan Mbah Mansyur untuk tetap menjaga dan meneruskan perjungan beliau dalam berdakwah Amal ma’ruf nahi munkar maka sebagai keturunanya untuk menjaga tidak berbuat sesuatu yang kurang baik dengan mencontoh prilaku kebaikannya.
Salah seorang Cucu Mbah Mansyur yang juga pimpinan dan pendiri Pondok Pesantren Al Ishlah 2 Buntet pesantren KH Soleh Zuhdi atau yang dikenal dengan panggilan Gus Sozu mengungkapkan, Mbah Mansyur adalah Putra Mbah Soleh Zamzami Pendiri Pondok Pesantren Benda Kerep yang merupakan putra Mbah Mutaad Buntet Pesantren Keturan Beliau tersebar diseluruh Nusantara dan rata-rata menjadi Kyai yang mempunyai Pondok Pesantren, sebagai keturunan Mbah Mansyur yang jarang bersua dioertemukan dalam pelaksanaan Halal Bihalal dan Tahlil Akbar yang digelar setiap tahunya Setiap tanggal 2 Syawal sebagai sarana untuk mempererat tali Silaturahmi seluruh keturunan Mbah Mansyur.
“Acara Tahlil Akbar di Makam Mbah Mansyur di Komplek pemakaman Gajah Ngambung Buntet Pesantren, setiap tanggal 2 syawal, keturunan Mbah Mansyur dari seluruh pelosok tanah air datang untuk berziarah dan brrsiaturahmi, ” ungkapnya.
Menurut Gus Sozu Acara ini dihadiri oleh Cucu , Buyut Mbah Mansyur dari berbagai daerah seperti Pesantren Benda kerep, Pesantren Gedongan, Buntet Pesantren Pesanyren Kuningan, Pesantren Brebes, Pesantten Nanggela, Pesantren Indramayu, dan pesantren lainnya.
Dalam pelaksanaan Halal Bihalal di tengah pandemi covid-19 sehingga undangan pelaksanaan halal bi halal dibatasi dan setiap keluarga yang hadir tetap diharuskan menerapkan protokol kesehatam (prokes).
“Karrna lebaran tahun ini masih masa pandemi covid-19, undangan dibatasi sesuai prokes sehingga saudara2 yang datang dari luar daerah tidak membawa sanak saudaranya, “jelasnya.
Lebih lanjut Gus Sozu berharap, pelaksanaan halal bi halal ini meski tidak dihadiri seluruh keturunan Mbah Mansyur namaun yang lebih penting bahwa keturuna Beliau dan juga sebagai rasa Ta’dzim terhadap kakek Buyutnya Yaitu Mbah Mansyur dan juga sebagai pengingat bahwa beliau adalah seorang Ulama yang hebat dan Tawaddu maka sebagai keturunannya wajib menjaga dan meneruskan perjungan beliau dalam berda’ wah Amal Ma’ruf Nahi mungkar dak sebagai Keturunanya untuk menjaga tidak berbuat Sesuatu yang kurang baik.
kita sebagai Cucu, buyutnya harus Mencontoh kebaikan- Kebaikan mbahnya, “harap Gus Sozu. (Nawawi)








Tinggalkan Balasan