KUNINGAN, (FC).- Pada Jumat (12/11) besok, 23 peserta seleksi jabatan mulai bertanding secara keilmuan. Panitia Seleksi Jabatan telah menyiapkan sejumlah penguji dari berbagai kalangan.

Ketua Pansel, Dian Rachmat Yanuar yang juga Sekretaris Daerah Kuningan menyampaikan, untuk uji kompetensi akan dihadirkan assesor dari Pemrpov Jabar sekaligus Tenaga Ahli di BKN dan juga Assesor dari Kemendagri.

“Besok Jumat seluruh peserta seleksi mulai menjalani uji kompetensi, kita hadirkan Rita Kardinasari yang merupakan Tenaga Ahli di BKN dan Nurdin dari Kemendagri yang kompeten di bidang pengujian kompetensi pejabat pemerintah,” ujar Dian, Rabu (10/11).

Dian menyampaikan, dengan menghadirkan orang – orang hebat di bidangnya tersebut, tentu dia berharap tes atau uji kompetensi akan memetakan potensi, kemampuan manajerial, sosio kultur, teknis dan pemerintahan.

“Kecenderungan minat pengembangan peserta uji seleksi terbuka dan bidang garapan yang sesuai agar potensinya dapat dioptimalkan,” kata Dian.

Uji kompetensi, disebutkan Dian berlangsung selama 2 hari, usai itu pekan depannya dilaksanakan wawancara dan paparan makalah dari peserta pada tanggal 18 – 20 November 2021.

“Jika tidak ada hambatan pengumuman hasil seleksi 3 terbaik nanti pada 26 November 2021,” kata Dian.

Diberitakan sebelumnya, setelah melalui seleksi administrasi serta rekam jejak, sebanyak 23 orang pelamar pada lelang jabatan dinyatakan memenuhi syarat untuk bertarung pada ajang lelang jabatan eselon II di Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan.

Ketua Pansel, Dian Rachmat Yanuar yang juga Sekretaris Daerah Kuningan menyampaikan Pelaksanaan Seleksi Terbuka ini merupakan amanat Undang – Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN yang dijabarkan dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen PNS sebagaimana diubah oleh PP No 17 tahun 2020 yang mengamanatkan tentang prinsip pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama secara Terbuka dan Kompetitif.

“Harapan kami sejatinya ingin melihat sosok-sosok pimpinan yang bersifat pembaharu, inovatif, memahami tantangan zaman dan sekaligus mampu, cakap, kompeten dalam mengelola organisasi yang akan memberikan dampak peningkatan kinerja pada perangkat daerah di Kabupaten Kuningan,” ujar Dian.
Ada 6 posisi yang dibuka untuk seleksi, yaitu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, dan Kepala Dinas Perhubungan. “Penutupan pendaftaran kemarin ada 23 orang dengan komposisi 46 jabatan yang dilamar, karena masing – masing harus memilih 2 jabatan,” ujar Dian.

Untuk keenam posisi jabatan yang diperebutkan, terbanyak pelamar pada posisi Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM yaitu sebanyak 13 pelamar, kemudian menyusul Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sebanyak 10 pelamar, lalu Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik sebanyak 8 pelamar, dan Kepala Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi sebanyak 6 pelamar, lalu Kepala Dinas Perhubungan sebanyak 5 pelamar, dan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah sebanyak 4 Pelamar. “Jadi yang terbanyak itu pada Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM dan yang paling sedikit ada pada Kepala Bappenda,” ujar Dian.

Sebagai Ketua Pansel, Dian berharap proses seleksi terbuka ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk menghasilkan pimpinan perangkat daerah yang mumpuni dan secara langsung dapat meningkatkan kinerja Pemerintah Kabupaten Kuningan.

Data dihimpun, untuk jabatan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM diperebutkan oleh Asep Budi Setiawan, Carlan, Raden Imam Reapdantoro, Jumhari, Sriwaluya Suparman, Rusmiadi, Yudi Rudiyanto, Ahmad Juber, Bagja Gumelar, Lya Priliyawati, Deny Rianto, H. Sanusi, dan Aca Supirta.

Sementara posisi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diperebutkan oleh Jumhari, H. Eka Mulyawan, Apep Kusmara, Yudi Rudiyanto, Ahmad Juber, Lya Priliyawati, Deny Rianto, Yono Rahmansah, H. Sanusi dan Aca Supirta.

Lalu posisi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik diperebutkan oleh H. Muhammad Mutofid, Raden Imam Reapdiantoro, Sriwaluya Suparman,

Laksono Dwi Putranto, Rusmiadi, Toni Kusmanto, H. Deden Kurniawan Sopandi, dan Cece Hendra Krissianto,

Sedangkan posisi Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi diperebutkan oleh Carlan, Asep Budi Setiawan, H. Eka Mulyawan, Toni Kusmanto, Yono Rahmansah, dan H. Deden Kurniawan Sopandi.

Posisi Kepala Dinas Perhubungan diperebutkan oleh Guruh Irawan Zulkarnaen, H. Muhamad Mutofid, Ujang Jaidin, Apep Kusmara, dan Bagja Gumelar.

Sedangkan untuk posisi Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah dengan jumlah pelamar paling sedikit diperebutkan oleh Laksono Dwi Putranto, Ujang Jaidin, Guruh Irawan Zulkarnaen, dan Cece Hendra Krissianto. (Ali)