15/01/2019
334 Views
Oleh: Sigit Ernowo
KARAWANG, tintabiru.com/ – Tanpa ada rencana atau pemberitahuan, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Karawang, Muhammad Sholeh, secara tiba-tiba muncul di ruang kerja para karyawan PDAM cabang Rengasdengklok, Selasa (15/1/19).

Saat dikonfirmasi, Muhammad Sholeh mengklaim sengaja melakukan kunjungan kerja secara dadakan ke tiap kantor cabang PDAM di beberapa wilayah Kabupaten Karawang.
“Kunjungan dadakan ini memang sudah menjadi rutinitas saya, sekalian berkunjung ke Candi Jiwa di Batujaya kita monitor kegiatan di cabang, “terang M Sholeh di hadapan para karyawan dan kepala kantor cabang PDAM Rengasdengklok, Ny. Asih Dian KD.

Disela pertemuan, Dirut PDAM Karawang menyampaikan beberapa rencana dan target perusahaan untuk mengoptimalkan potensi di tiap wilayah kantor cabang, termasuk rencana pengembangan jaringan pelayanan dan peningkatan kapasitas produksi ke depan.
“Alhamdulillah, hasil koordinasi dengan perusahaan jasa tirta, perusahaan PDAM bisa menerima peningkatan quota sekitar 20.000 liter per detik. Meskipun, jumlah ini belum sesuai target kami untuk bisa mencapai jumlah kebutuhan pelanggan secara keseluruhan, “ulasnya.
Pada kesempatan tersebut, selaku pimpinan PDAM di Karawang merasa kecewa atas kejadian pemadaman listrik yang seringkali terjadi di wilayah unit pelayanan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Rengasdengklok.
Alasannya, pemadaman listrik berdampak langsung pada kegiatan produksi pengolahan air bersih, bahkan tidak jarang menyebabkan kerusakan pada beberapa komponen mesin produksi.
“Seringnya pemadaman listrik di Rengasdengklok membuat kami berinisiatif menyediakan mobil genset siaga, ” jelasnya.
Sementara, Ny. Asih Dian KD, menyampaikan beberapa usulan kegiatan dari kantor cabang PDAM Rengasdengklok agar bisa memenuhi permintaan dari pelanggan, termasuk sebagai upaya menindaklanjuti permohonan agar PDAM bisa melakukan kegiatan peningkatan kapasitas jumlah produksi air.
“Hari ini, kapasitas produksi di kantor cabang PDAM Rengasdengklok baru memenuhi 3000 lebih pelanggan. Sementara, permintaan jaringan baru membutuhkan kenaikan kapasitas produksi. Kami berharap agar hal ini bisa ditindaklanjuti oleh kantor pusat, “harapnya.
Mengetahui itu, direktur utama PDAM Karawang memastikan usulan kantor cabang menjadi bagian dari kegiatan perusahaan ke depan, selain diantaranya optimalisasi program pelayanan di seluruh wilayah cabang.
Di luar itu, Direktur Utama PDAM Karawang ini memantau langsung kinerja seluruh karyawan perusahaan di kantor cabang PDAM Rengasdengklok saat berada di ruang kerja dengan kesibukan masing-masing. (*)

