3 hari ago
47 Views
JAKARTA, tintabiru.com/ – Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 memperdengarkan suara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab melalui pengeras suara.

Di hadapan jutaan peserta Reuni Akbar Mujahid 212 yang hadir di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (2/12/18), Habib Rizieq syihab mengingatkan kondisi ekonomi hari ini yang cenderung kapitalistik dan neolib sehingga menyebabkan terjadinya kesenjangan sosial.
“Kondisi buruk dan situasi gawat darurat harus distop dan mari kita bahu-membahu, wajib melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, “tutur Habib Rizieq Syihab melalu sambungan telepon.
Habib Rizieq pun mengajak peserta Reuni 212 untuk berjuang bersama-sama di Pilpres dan Pileg 2019 untuk perubahan Indonesia ke arah lebih baik.
“Kita wajib berjuang bersama untuk perubahan, “tegas Habib Rizieq, seperti dikutip dari RMOL.co.
Sebelumnya, Habib Rizieq juga menyerukan agar peserta Reuni 212 memilih calon presiden yang direkomendasikan melalui Ijtima Ulama GNPF.
Adapun calon presiden dan calon wakil presiden rekomendasi Ijtima Ulama GNPF adalah Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno. Selain itu, Habib Rizieq juga menyerukan agar umat Islam memilih calon legislator dari partai koalisi keumatan. Namun ia menegaskan, pernyataannya tersebut bukan kampanye atau pun propaganda politik.
“Inilah amanat perjuangan. Gaungkan ke seluruh pelosok rakyat Indonesia. Menurut hemat saya, perubahan dalam waktu dekat yang ada di depan mata kita tidak lain dan tidak bukan adalah 2019 ganti presiden. Semuanya 2019 ganti presiden, “serunya. (sa)

